Penyebab Gagal Ginjal pada Anak, Ini yang Harus Diwaspadai!

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Galuh ID – Gagal ginjal pada anak merupakan kondisi serius di mana ginjal tidak mampu menjalankan fungsinya secara optimal, seperti menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah. Gagal ginjal dapat terjadi secara akut (mendadak) atau kronis (berkembang secara perlahan). Penyebabnya bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, dan faktor risiko lainnya.

Apa Penyebab Gagal Ginjal pada Anak?

Menurut Persatua Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kota Banggai Kepulauan (pafikotabanggaikepulauan.org) Salah satu penyebab utama gagal ginjal akut pada anak adalah dehidrasi berat, akibat diare parah, muntah terus-menerus, atau demam tinggi. Dehidrasi menurunkan aliran darah ke ginjal, sehingga fungsinya terganggu.

Selanjutnya, PAFI menyebut Infeksi berat (sepsis) juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal karena peradangan sistemik dan penurunan tekanan darah.

Selain itu, keracunan obat atau bahan kimia seperti obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS), antibiotik tertentu, dan paparan etilen glikol dapat merusak jaringan ginjal.

- Advertisement -

Pada kasus gagal ginjal kronis, penyebab yang lebih sering dijumpai adalah kelainan bawaan saluran kemih. Seperti refluks vesikoureter atau obstruksi saluran kemih yang mengganggu aliran urin dan menyebabkan kerusakan ginjal bertahap. Penyakit ginjal herediter, seperti sindrom nefrotik kongenital dan penyakit ginjal polikistik juga menjadi faktor utama.

Baca Juga: Penyebab Kesemutan di Tangan dan Kaki, Apakah Bahaya?

Selain itu, penyakit sistemik seperti lupus eritematosus sistemik (SLE) dan glomerulonefritis kronis dapat merusak glomerulus ginjal secara perlahan.

Faktor lain termasuk hipertensi dan diabetes mellitus tipe 1, meskipun lebih jarang pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Gagal ginjal juga bisa terjadi akibat komplikasi dari sindrom hemolitik uremik (SHU). Hal ini biasanya dipicu oleh infeksi bakteri E. coli penghasil toksin.

- Advertisement -

Pencegahan dan deteksi dini sangat penting untuk mencegah progresi ke gagal ginjal kronis. Pemeriksaan rutin, pengobatan infeksi saluran kemih yang tepat, serta penanganan dini terhadap kelainan bawaan dan penyakit sistemik sangat membantu menurunkan risiko. Pengawasan asupan cairan, obat, serta pola makan sehat juga merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan ginjal anak. (GaluhID)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Bupati Ciamis Shalat Id Bersama Warga, Ajak Bangun Daerah dengan Kebersamaan

Ciamis, galuh.id — Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Ciamis sejak Sabtu (21/3/2026) pagi untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri (Id)...

Artikel Terkait