Diduga Hendak Curi Gabah, Pelaku Kabur Tinggalkan Motor di Sukasari Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id,– Aksi dugaan percobaan pencurian gabah terjadi di Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pelaku diduga hendak mencuri gabah milik warga. Namun aksinya kepergok pemilik rumah, sehingga pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor di halaman rumah korban.

Peristiwa tersebut sempat diunggah ke media sosial Facebook oleh akun Yayah dan memicu berbagai tanggapan warganet.

Korban bernama Ujang Apip, warga Blok Entrong, Dusun Sukahurip, Desa Sukasari, membenarkan adanya dugaan percobaan pencurian tersebut.

- Advertisement -

“Iya, kejadiannya tadi malam sekitar pukul 1 dini hari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis siang (26/2/2026).

Ujang menuturkan, pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih polet biru tanpa pelat nomor polisi. Motor tersebut diparkirkan di halaman rumah sebelum pelaku mendekati gabah yang disimpan di bagian depan rumah.

“Saya belum tidur, terdengar suara motor. Dari dalam rumah saya lihat lewat jendela ada orang sudah mendekati rumah dan seperti mau membawa gabah yang disimpan di depan. Dugaan saya mau mencuri gabah. Lalu saya keluar dan pelaku kabur. Di halaman rumah ada motor Beat yang diduga milik pelaku,” terangnya.

Menjelang waktu subuh, Ujang mengungkapkan ada seseorang yang datang untuk mengambil sepeda motor tersebut sambil menyampaikan permintaan maaf.

- Advertisement -

“Orang itu datang mengambil motor sambil minta maaf. Saya persilakan ambil dan saya maafkan, apalagi gabahnya belum sempat dicuri,” ucapnya.

Tidak ada barang yang dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.

Masih di Desa Sukasari, warga lain bernama Nono mengaku kehilangan mesin traktor miliknya.

Menurutnya, mesin traktor biasanya tidak dibawa pulang karena masih digunakan untuk menggarap sawah dan disimpan di area persawahan hingga pekerjaan membajak selesai.

Kehilangan tersebut baru diketahui pada siang hari saat mesin hendak digunakan kembali.

“Taunya pas mau dipakai, kok mesinnya tidak ada. Tinggal kerangkanya saja,” jelasnya.

Nono menduga pencurian terjadi pada tengah malam saat warga sedang tertidur. Ia juga menyebut kejadian serupa pernah dialaminya sekitar empat tahun lalu.

“Empat tahun ke belakang pernah hilang, sekarang kejadian lagi,” terangnya.

Peristiwa hilangnya mesin traktor tersebut telah diinformasikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Sukasari dan rencananya akan segera dilaporkan secara resmi ke Polsek Banjarsari.

Nono berharap setelah laporan dibuat, pelaku pencurian dapat segera terungkap. (GaluhID/Uus)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Korban Kebakaran di Margaharja Ciamis Terima Bantuan BAZNAS

CIAMIS, galuh.id — Musibah kebakaran yang menimpa warga di RT 04 RW 01, Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis,...

Artikel Terkait