Pilkades Digital, Bupati Ciamis Sebut Perlu Sosialisasi Masyarakat

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis menyiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berbasis digital di 40 desa. Berbagai sarana dan prasarana pendukung telah dipersiapkan, sementara sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan terus digencarkan menjelang pelaksanaan pemilihan.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengatakan penerapan sistem digital dalam Pilkades merupakan hal baru bagi sebagian masyarakat. Karena itu, diperlukan sosialisasi secara berkelanjutan agar warga memahami tata cara pemungutan suara menggunakan teknologi digital.

“Insya Allah, sarana dan prasarananya sudah kita siapkan. Namun, karena ini hal yang baru, kita harus lebih banyak melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, karena tidak semua masyarakat paham menggunakan teknologi digital,” ujar Herdiat saat usai kegiatan pelantikan Kepala Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus bergerak memberikan pemahaman kepada masyarakat di desa-desa yang akan menyelenggarakan Pilkades digital. Upaya tersebut dilakukan agar warga dapat mengikuti proses pemungutan suara dengan baik.

- Advertisement -

Herdiat memastikan, masyarakat yang belum memahami mekanisme pemilihan digital nantinya akan mendapatkan pendampingan dari petugas di tempat pemungutan suara (TPS).

“Walaupun belum semua paham, pada waktunya nanti ketika datang ke TPS, insya Allah masyarakat akan dibimbing dan dipandu oleh petugas-petugas,” katanya.

Herdiat menjelaskan, terdapat perbedaan antara pemilihan kepala desa secara konvensional dan sistem digital, terutama dalam mekanisme pemberian suara serta proses penghitungan hasil pemilihan.

Jika dalam sistem konvensional pemilih memberikan suara dengan mencoblos surat suara, sistem digital memanfaatkan perangkat elektronik dalam proses pemungutan suara.

- Advertisement -

Menurut Herdiat, penerapan digitalisasi diharapkan membuat pelaksanaan Pilkades lebih cepat, efisien, dan efektif. Sistem tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kecurangan dalam proses pemilihan.

“Kalau konvensional, pemilih mencoblos langsung. Namun, dengan digitalisasi, diharapkan prosesnya lebih cepat, efisien, dan efektif, terutama untuk menghindari kecurangan-kecurangan,” ungkapnya.

Terkait kebutuhan perangkat, Herdiat menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan sarana pendukung, termasuk kemungkinan menyewa perangkat yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan Pilkades digital.

Pemerintah Kabupaten Ciamis masih memiliki waktu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sebelum pelaksanaan Pilkades yang dijadwalkan pada 3 Desember 2026.

Herdiat berharap, waktu yang tersisa dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga penerapan sistem digital tidak menjadi kendala saat pemungutan suara berlangsung.

Ia menegaskan, kesiapan perangkat harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat dan petugas di lapangan. Dengan demikian, pelaksanaan Pilkades digital di 40 desa di Kabupaten Ciamis diharapkan berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Lawan PSIS Semarang, CEO PSGC Minta Skuad Tampil Maksimal

CIAMIS, galuh.id – CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, meminta skuad Laskar Singacala tampil maksimal dan mengupayakan kemenangan saat menghadapi...

Artikel Terkait