CIAMIS, galuh.id,- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih sepi peminat. Hingga berakhirnya masa perpanjangan pendaftaran tahap pertama pada Jumat (9/10/2026), belum ada satu pun berkas bakal calon kepala desa yang masuk ke meja panitia.
Kondisi nihilnya pendaftar ini memaksa panitia kembali memperpanjang masa pendaftaran selama 10 hari ke depan. Perpanjangan tahap kedua tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada Senin (12/10/2026).
Ketua Panitia Pilkades Kalijaya, Suharno, mengonfirmasi kekosongan pendaftar tersebut dan menyatakan pihaknya terus mengupayakan sosialisasi intensif agar warga terdorong untuk berpartisipasi.
“Belum ada yang mendaftar. Batas waktu perpanjangan pertama sudah selesai kemarin, Jumat (9/10/2026). Karena belum ada pendaftar, kami kembali menambah perpanjangan tahap kedua selama 10 hari,” ujar Suharno saat dimintai keterangan, Sabtu (10/10/2026).
Suharno menambahkan, berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan warga, petahana Kepala Desa Kalijaya, Yosep Kurniawan, dikabarkan berniat kembali maju dalam kontestasi politik tingkat desa tersebut.
“Informasinya, Pak Yosep akan mendaftar sebagai bakal calon. Kemungkinan beliau masih mempertimbangkan waktu yang tepat untuk datang ke sekretariat panitia Pilkades dan mendaftarkan diri,” tutur Suharno.
Desa Kalijaya menjadi salah satu peserta Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Ciamis mengingat masa jabatan kepala desanya berakhir tahun ini. Pemungutan suara serentak berbasis digitalisasi dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026.
Situasi di Kalijaya berbanding terbalik dengan desa-desa tetangga di Kecamatan Banjaranyar yang juga menggelar pesta demokrasi serupa. Sementara Kalijaya masih nir-calon, Desa Cikaso telah mengantongi lima nama pendaftar dan Desa Sindangrasa mencatat empat bakal calon kepala desa yang siap berkompetisi. (GaluhID/Uus)
