CIAMIS, galuh.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis terus berupaya mendekatkan pelayanan pembayaran pajak kepada masyarakat. Salah satunya melalui Pojok PBB yang digelar di Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, pada Selasa (12/08/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional Tahun 2026 dan dilaksanakan berkolaborasi dengan Gerakan Pangan Murah (GPM), yang menyediakan berbagai kebutuhan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Plt Kepala Bapenda Kabupaten Ciamis, H. Fikriansyah, S.E., M.Si., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pelayanan pajak lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, momentum GPM dimanfaatkan Bapenda untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menunaikan kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
“Dengan hadirnya Pojok PBB di lokasi Gerakan Pangan Murah, masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pangan sekaligus membayar kewajiban pajaknya. Ini merupakan bagian dari upaya kami memberikan pelayanan yang mudah dan dekat dengan masyarakat,” ujar Fikriansyah.
Dalam kegiatan tersebut, Bapenda membuka layanan pembayaran PBB-P2 secara langsung di lokasi GPM. Masyarakat yang membayar PBB-P2 menggunakan QRIS juga berkesempatan memperoleh voucher belanja pangan.
Fikriansyah menilai pemberian apresiasi melalui voucher belanja tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membayar pajak sekaligus mengenalkan penggunaan transaksi non-tunai.
“Pembayaran melalui QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kami berharap semakin banyak wajib pajak yang memanfaatkan pembayaran digital sehingga transaksi menjadi lebih praktis dan masyarakat semakin terbiasa dengan pembayaran non-tunai,” katanya.
Salah seorang warga, Ibu Megi, mengaku terbantu dengan hadirnya Pojok PBB di tengah kegiatan GPM. Ia juga mengapresiasi adanya voucher belanja bagi masyarakat yang membayar PBB menggunakan QRIS.
Menurut Fikriansyah, kolaborasi Bapenda dengan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat desa, sekaligus mendorong kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak dengan cara yang lebih mudah.
“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak. Kami ingin pelayanan pajak semakin mudah dijangkau dan pembayaran digital melalui QRIS semakin dikenal serta digunakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
(GaluhID/Tegar)
