Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Polres Ciamis Bubarkan Hajatan, Ini Dasar Hukumnya

Berita Ciamis, galuh.id – Polres Ciamis bubarkan hajatan resepsi pernikahan beberapa waktu lalu di Pangandaran, hal itu bukan tanpa alasan.

Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, mengatakan, pembubaran dilakukan dengan dasar maklumat dari Kapolri. Tujuannya agar saat ini tidak ada keramaian yang mengundang datangnya  Covid-19.

“Dari dasar maklumat yang turun ke daerah bahwa untuk saat ini harus diam di rumah, hindari keramaian dan kerumunan agar memutus rantai penyebaran virus Covid-19,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra di alun-alun Ciamis, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga : Cegah Corona, Petugas Bubarkan Pesta Pernikahan di Pangandaran

Menurutnya, pembubaran resepsi pernikahan untuk mencegah penyebaran virus vovid-19 yang mulai menyebar, sehingga pihak kepolisian terpaksa membubarkan hajatan tersebut.

“Alhamdulilah yang punya hajat koperatif dan mengerti situasi saat ini, jadi dengan sendirinya orang-orang di acara hajatan pulang dengan senyum ramah,” ucapnya.

Dia menambahkan, pembubaran keramaian tidak hanya dilakukan di wilayah hukum Polres Ciamis saja, akan tetapi di daerah lain pun dibubarkan untuk menjaga penyebaran virus Corona saat ini.

“Saat ini setiap keramaian akan dibubarkan demi mencegah Covid-19 yang saat ini sedang terjadi berbagai wilayah Indonesia,” katanya.

Polres Ciamis Bubarkan Hajatan Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Dengan tidak adanya aktifitas kumpul-kumpul di antara warga, maka bisa memutus mata rantai Covid-19.

“Semoga warga mengerti dan memahami keadaan saat ini untuk diam di rumah sementara waktu,” katanya.

Menurutnya, pada pembubaran hajatan yang diselenggarakan oleh Harun dan Sriningsih, mereka dengan sukarela menghentikan hajatan tersebut. Bahkan tenda yang terpasang langsung dibongkar.

“Sebelumnya pihak kepolisian memberikan izin namun setelah keluar Maklumat Kapolri turun, Kepolisian membatalkan ijin yang telah diberikan,” katanya.

Sementara itu, Camat Kalipucang, Nana Sukarna menyatakan, semua yang dilakukan ini bisa mengundang resiko yang besar bagi warganya. Apalagi sekarang tengah marak Covid-19 di belahan dunia.

“Terima kasih banyak atas kesadarannya yang telah menghentikan kegiatan resepsi. Ini semua demi kebaikan bersama, kita harus selalu waspada dengan penularan Covid-19,” katanya.

Dia berharap dengan menjaga jarak dan menghindari keramaian serta adanya kesadaran masarakat terkait wabah Covid-19, warga Pangandaran sehat dan terhindar dari virus. (GaluhID/Aldi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,357FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.