Banjar, galuh.id – Dalam upaya mencetak SDM tangguh dan kompetitif, Pemkot Banjar meluncurkan program pelatihan inovatif bertajuk Pusaka Bakti (Pelatihan Untuk Satu Desa/Kelurahan Banjar Kompenan Produktif).
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Banjar Convention Hall (BCH). Menawarkan lebih dari sekadar pelatihan, ini adalah investasi masa depan warga Banjar.
Menurut Wali Kota Banjar, Sudarsono, pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu dan keterampilan. Tetapi juga insentif sebesar Rp75 ribu per hari untuk para peserta.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi peluang besar bagi warga untuk meningkatkan keterampilan demi menunjang perekonomian keluarga,” ujarnya.
Tahun 2025 diawali dengan gebrakan pelatihan tahap pertama yang mencakup tujuh bidang keterampilan unggulan.
Antara lain keterampilan menjahit, tata rias, cukur rambut, microkontroler, dan pengolahan bahan lokal dari kain perca hingga tembakau.
Setiap sesi dirancang secara intensif dengan durasi 160 jam atau 20 hari, memastikan peserta mendapatkan pengalaman yang mendalam.
Keistimewaan lainnya adalah pelatihan ini bebas biaya, tambah insentif yang langsung di transfer ke rekening peserta.
Kepala UPTD BLK Kota Banjar, Doni Ismaya, menyatakan bahwa program ini bertujuan mencetak tenaga kerja kompeten yang siap menjawab kebutuhan industri.
“Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup warga Banjar,” tambahnya.
Program Pusaka Bakti tidak hanya mencerminkan dedikasi Pemkot Banjar dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Tetapi juga menjadi simbol transformasi nyata menuju SDM yang mampu bersaing di tingkat global. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
