Ciamis, galuh.id – Anggota DPRD Ciamis dari Fraksi PKS, Dede Herli, melaksanakan reses ketiga di Aula Ponpes Darul Ulum, Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Selasa (9/12/2025).
Dalam forum tersebut masyarakat menyampaikan aspirasi yaitu pentingnya kesehatan dan pendidikan.
Dede Herli mengimbau warga Ciamis untuk memastikan kartu Jaminan Kesehatan Indonesia (JKN) mereka masih aktif dan data mereka akurat.
Hal ini terkait dengan penonaktifan KIS dari APBN sekitar 30 ribu orang warga Ciamis pada tahun 2025 ini.
“Kami berupaya meningkatkan tingkat akurasi data untuk memperbaiki masalah pendataan ini,” ucapnya.
Dede Herli menekankan bahwa akurasi data penerima bantuan sangat penting untuk memastikan warga yang berhak mendapatkan bantuan dapat menerimanya.
“Saya meminta kepada seluruh warga untuk mengecek kembali status KIS masing-masing. Apakah masih aktif atau sudah tidak aktif. Apabila tidak aktif namun berada pada desil yang berhak menerima, segera urus kembali agar tetap memperoleh jaminan kesehatan,” jelasnya.
Ia juga menginformasikan bahwa pemerintah memiliki Program Indonesia Pintar (PIP) untuk meningkatkan akses pendidikan di lingkungan madrasah.
Sehingga proses validasi dan penyalurannya di bawah kewenangan Kementerian Agama (Kemenag).
“Program ini merupakan anggaran pusat dan berada di bawah Kemenag. Meski bukan leading sector saya di kabupaten, tentunya harus perjuangkan dan perhatikan. Terutama bagi siswa kurang mampu yang membutuhkan dukungan sekolah,” tuturnya.
Dede Herli pun berkomitmen semua aspirasi dalam reses akan dibawa ke dalam pembahasan sidang berikutnya.
Ia akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Ini adalah bentuk sinergis antara DPRD, pemda, dan masyarakat untuk menciptakan SDM yang unggul dan berkualitas. (GaluhID/Resa)
Editor: Evi
