Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Setelah si ‘Dia’ Kalah Lagi di Bangka

Oleh: Triana Megandara

Lagi ketika rasa dan pikiran dibuat sakit membaca berita klub kabupaten yang kalah lagi.

Hari Minggu kemarin (7/7/2019) saya tidak sempat membuka WAG dan medsos, sekalipun saya tahu dan sadar bahwa hari Minggu adalah harinya klub kabupaten bermain. Tapi apa daya, saya dibuat sibuk urusan pekerjaan dengan kemacetan ibukota provinsi, diiringi rinai gerimis hujan yang membuat suasana sendu.

Senin (8/7/2019) dini hari ketika semua urusan selesai saya baru membuka semua laman media sosial, WAG dan beberapa chat personal, karudetan itupun datang, lagi, lagi dan lagi saya membaca kawan-kawan saya mulai ‘ngacaprak‘ menanggapi kekalahan klub kabupaten, yep, saya pun ikut menggerutu atas kekalahan 2-1 oleh Bangka, what, ai maneh hereuy Mis?

Pasca kekalahan di Bangka, ada kawan yang menceritakan kisahnya yang harus berdebat dengan para pemain karena status WA yang mengkritik, sampai ada yang disuruh ‘sok maneh nu jadi pelatihna‘  semua ber-pansos ria mencari pembelaan atas diri sendiri.

Siapa yang harus disalahkan dan siapa yang harus kawan-kawan saya kritik? Sekalipun tagar #BioOut mulai bermunculan di netizen kabupaten, tapi saya lebih setuju dengan tagar #PSGCbutut kenapa? Ya daripada memojokan personal lebih baik evaluasi semua.

Sepak bola menjadi drama yang paling keren setelah film-film Korea (dan kamu tentunya, ehemm). Sepak bola bukan hanya seni memainkan kulit bundar saja, tapi ada nilai perlawanan, perjuangan dan solidaritas tim (dikutip dari seorang penulis bernama teh Maya).

Wajar pemain terpancing ketika kawan saya mengkritik, karena mungkin mereka telah berjuang dan melawan untuk memenangkan pertandingan. Yang hilang dari PSGC sekarang adalah karakter solidaritas. Bermain untuk satu sama lain dan kehebohan kebintangan personal harus tunduk pada sistem permainan demi kebaikan bersama.

Tah pemain PSGC harus gelut ngalawan ego macam begini yang ada pada pribadinya, katanya. But show must go on.

Hal yang menarik adalah semangat kelompok suporter dan penikmat sepak bola Ciamis. Mereka mulai berani mengkritik membuktikan bahwa ‘rasa’ untuk PSGC telah ada, seperti halnya anak muda jatuh cinta.

Tinggal bagaimana dua sejoli itu memainkan rasa dan pilihannya ditinggal pergi atau bertahan dengan sejuta problematika kerudetan yang dirasa. Pilihan itu tergantung pada objek yang dicintainya: PSGC Ciamis.

Saya semakin semangat untuk hari Sabtu (13/7/2019) nanti melawan Persiraja Banda Aceh, apa drama yang akan tersaji di Galuh? Masih masalah keberuntungan atau masih masalah kurang fokus pemain?

Hahaha coach, show your tactic, not your fvcking bvllshit. Celoteh saya ketika membaca berita kekalahan kemarin.

Tulisan ini dibuat ketika mentari menghangati pagi dan saya bukan seorang pewarta yang pandai merangkai kata secara objektif, saya sama seperti kalian kawan-kawan suporter yang berdebat, tidak lain lantaran ingin mengetahui duduk perkara permasalahan, sumber, serta sebab akibatnya.

Tetap tenang, mari berkritik untuk membangun. Karena ‘kritik itu biasa, bagi orang yang berpikir‘ begitu kata bapak Ali Sadikin.

Salam Moal Mundur Ngabela Lembur.C

Penulis @akuntrink ~~Belajar nulis dari pemilik kolom Ndu Corner yang sekarang hilang karakternya karena dilanda bosan.

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Liga 3 2020 Akan Digulirkan, PSGC Ciamis Mulai Bersiap Diri

Berita PSGC, galuh.id - Selain kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan bergulir Oktober mendatang, kompetisi Liga 3 2020 akan digulirkan kembali.

Ketum PSSI Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-378

Berita Ciamis, galuh.id - Kabupaten Ciamis mendapat ucapan spesial pada hari ulang tahun ke-378 oleh Ketum PSSI, Mochammad Irawan.

Aksi Sosial Pemain PSGC Ciamis, Ganjar Kurniawan Lelang Jersey

Berita PSGC, galuh.id - Gelandang PSGC Ciamis, Ganjar Kurniawan, melelang jersey yang pernah dikenakannya lewat akun media sosial Instagramnya.

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.