Sindangrasa Jadi Kampung Zakat Pertama di Ciamis, Dorong Gerakan Infak Berkelanjutan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis meresmikan Kampung Zakat Masagi di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Selasa (30/6/2026). Peresmian tersebut menjadikan Sindangrasa sebagai kampung zakat pertama di tingkat kelurahan di Kabupaten Ciamis.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi besar untuk membantu pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis masih relatif kecil dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Karena itu, optimalisasi dana zakat menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Yang paling utama adalah kepercayaan masyarakat. Kalau masyarakat sudah percaya bahwa zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah dan sampai kepada yang berhak menerima, maka penghimpunannya akan terus meningkat,” ujar Herdiat.

- Advertisement -

Ia mengungkapkan, saat kepengurusan BAZNAS mulai dibenahi pada 2019, penghimpunan zakat masih sekitar Rp1 hingga Rp2 miliar. Namun berkat kerja keras dan meningkatnya kepercayaan masyarakat, penghimpunan zakat terus meningkat hingga mencapai Rp24 miliar pada 2024.

Herdiat berharap Kampung Zakat di Kelurahan Sindangrasa mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun budaya berzakat dan berinfak secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Lili Miftah, mengatakan zakat merupakan rukun Islam yang memiliki dampak besar, tidak hanya membersihkan harta dan jiwa, tetapi juga menjadi solusi berbagai persoalan sosial masyarakat.

Ia menyebutkan, dalam lima tahun terakhir BAZNAS Ciamis telah membangun sekitar 1.400 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat.

- Advertisement -

“Tahun ini target penghimpunan kami sebesar Rp30 miliar. Hingga memasuki pertengahan tahun, dana yang telah terhimpun mencapai sekitar Rp17 miliar. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” katanya.

Menurut Lili, dana zakat yang terkumpul tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan permodalan bagi pelaku UMKM hingga bertransformasi menjadi muzaki.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui regulasi yang memperkuat gerakan zakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Alhamdulillah Ciamis berhasil menjadi juara umum pengelolaan zakat di Jawa Barat, bahkan menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang meraih predikat Kabupaten Zakat. Semua ini tidak lepas dari dukungan kebijakan Bupati Ciamis,” ungkapnya.

Lurah Sindangrasa, Derry Yusman, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dan BAZNAS yang telah mendorong gerakan infak secara masif hingga tingkat kelurahan.

Ia menilai program tersebut telah memberikan manfaat nyata kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Alhamdulillah hari ini Sindangrasa diresmikan sebagai Kampung Zakat pertama di tingkat kelurahan di Kabupaten Ciamis. Mudah-mudahan gerakan infak ini membawa keberkahan, menjauhkan masyarakat dari berbagai musibah, serta semakin meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Derry juga berharap semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi budaya masyarakat Sindangrasa sekaligus memperkuat berbagai prestasi yang telah diraih kelurahan, termasuk sebagai Juara I Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Ketua Pelaksana kegiatan, Hidayat, menjelaskan Kampung Zakat Masagi merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, BAZNAS Kabupaten Ciamis, Pemerintah Kelurahan Sindangrasa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Mengusung tema “Bersama Zakat Mewujudkan Sindangrasa Peduli, Mandiri, dan Sejahtera”, program tersebut memiliki lima program unggulan, yakni Sindangrasa Peduli, Sindangrasa Sehat, Sindangrasa Agamis, Sindangrasa Cerdas, dan Sindangrasa Sejahtera.

“Kampung Zakat ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat nilai keagamaan dan gotong royong, sekaligus menjadi percontohan bagi kelurahan maupun desa lainnya di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.(GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Ketua Korpri Ciamis Dorong ASN Purnabakti Aktif di Organisasi dan Kegiatan Sosial

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Ciamis menggelar pelepasan ASN purna bakti sebagai penghormatan atas pengabdian mereka. Kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan memberikan apresiasi melalui santunan. Bupati Ciamis mendorong pensiunan untuk tetap aktif berkontribusi di masyarakat dan Korpri menyediakan wadah untuk itu.

Artikel Terkait