Sabtu, 5 Desember 2020
Sabtu, 5 Desember 2020
 
 

Situs Pangrumasan di Ciamis Warisan Leluhur Abad ke-15

Hubungi Kami

Berita Ciamis, galuh.id – Bagi para peziarah tentunya sudah tak asing lagi dengan Situs Pangrumasan di Dusun Sukamaju RT 02, RW 07, Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Situs bersejarah ini merupakan peninggalan Kyai Bagus Santri Apu Putera, penyebar ajaran Islam beberapa abad lalu di wilayah Kecamatan Banjaranyar dan sekitarnya.

Di situs ini terdapat peninggalan mendiang Kyai Bagus Santri Apu Putera, berupa benda pusaka yang disimpan rapi di sebuah bangunan khusus.

Bangunan khusus tempat menyimpan benda pusaka tersebut bernama Bale Bandung.

Situs Pangrumasan sampai saat ini kerap didatangi para peziarah. Baik peziarah lokal maupun dari luar Kabupaten Ciamis.

Konon menurut cerita zaman dulu, Kyai Bagus Santri berasal dari daerah Demak, provinsi Jawa Tengah.

Meski berdialek jawa, tapi beliau dapat diterima oleh masyarakat setempat. Karena masyarakat pada masa itu sudah ada yang memahami dialek bahasa jawa.

Menurut Enem, Juru Kunci Situs Pangrumasan, Kyai Bagus Santri membangun sebuah Padepokan di situs ini untuk menyebarluaskan ajaran Islam pada abad ke 15 – 16.

“Padepokan itu ya ini, Bale Bandung,” ujarnya kepada Galuh.id, Sabtu (24/10/2020).

Enem menjelaskan, beliau (Kyai Bagus Santri Apu Putera) ditugaskan untuk menyebarkan ajaran agama Islam di wilayah Banjaranyar dan sekitarnya.

Selanjutnya di Pangrumasan, beliau diharuskan untuk menanam pohon jati sebanyak 17 batang, sesuai dengan 17 adegan dalam rukun salat.

Cara beliau menyebarkan ajaran agama Islam pada saat itu yakni melalui pementasan Wayang Kulit dengan iringan gamelan. Sampai akhirnya banyak warga yang tertarik dan ikut kepadanya.

“Gamelan itu seperti Goong. Dan benda pusaka lainnya masih tersimpan di sini, di Bale Bandung,” tutur Enem.

Selain Bale Bandung, di Situs Pangrumasan juga terdapat Makom dimana Kyai Bagus Santri Apu Putera beserta istri dan santrinya (pengikutnya) di makamkan.

Makom itu letaknya berada di sebelah Bale Bandung, tepatnya di atas bukit Dusun Sukamaju. Namun sayang, Galuh.id tidak bisa masuk ke area Makom tersebut.

Tradisi Situs Pangrumasan di Ciamis

Menurut Enem, untuk bisa masuk ke area Makom Kyai Bagus Santri dan pengikutnya ada waktu-waktu tertentu. Tidak sembarangan bisa masuk ke Makom ini.

”Ada waktunya yaitu setiap jumat kliwon. Di hari itu kami beserta para Nasab (sahabat) biasa melakukan Siraman atau Jamasan,” ucapnya.

Arti dari Jamasan atau Siraman itu adalah ritual membersihkan semua benda pusaka yang ada di Pangrumasan. Dan membersihkan Makom Kyai Bagus Santri.

Biasanya, para sahabat yang ikut Jamasan sambil membawa bahan makanan berupa tumpeng. Kemudian bahan makanan tumpeng itu dimasak bersama-sama.

Setelah selesai acara Siraman, kemudian melanjutkan Tawasul di Bale Bandung. Setelah itu, melanjutkan dengan makan tumpeng bersama.

Enem berharap Situs Pangrumasan yang ada di Banjaranyar ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah Ciamis lewat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Merawat Situs Peninggalan Leluhur

Dirinya juga mengajak warga masyarakat Banjaranyar dan Pemda Ciamis untuk sama-sama merawat situs peninggalan leluhur ini. Agar tidak tidak hilang ditelan zaman.

“Harapan saya. Agar Pemda Ciamis lewat dinas terkait memperhatikan Situs Pangrumasan. Warisan dari leluhur ini,” ucapnya.

Sementara Aldi Ismail, salah satu anggota Patriot Desa yang sengaja datang ke situs Pangrumasan berencana akan mengembangkan situs warisan leluhur ini menjadi tempat wisata.

Selain itu, dirinya juga berjanji akan menyampaikan masukan-masukan juru kunci, yang hingga kini belum ada perhatian dari pemerintah provinsi Jawa Barat.

Konsep yang akan dikembangkan agar situs Pangrumasan ini menjadi salah satu tempat wisata di Banjaranyar yaitu dengan membuat pasar wisata tradisional.

”Pasar wisata tradisional itu berbentuk budaya zaman dahulu. Yang mendagangkan makanan-makanan tradisional khas Banjaranyar,” ujarnya.

Konsepnya akan meniru pasar budaya yang ada di Yogyakarta. Karena pasar bisa melibatkan banyak orang sehingga mendatangkan lapangan kerja bagi warga setempat.

Sementara sistem transaksinya akan menggunakan uang kayu. Jadi, saat warga ingin membeli jajanan itu, uang rupiahnya harus ditukarkan lebih dulu dengan uang kayu.

Untuk membuat uang kayu itu, imbuh Aldi, pihaknya akan memberdayakan warga setempat di sekitar Situs Pangrumasan. Kebetulan di sana banyak perusahaan kayu sengkayu. (GaluhID/Uus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Gara-gara Tanam Pisang, Warga Ciamis Ini Dapat Hadiah Domba

Berita Ciamis, galuh.id - Tanam pisang di Dusun Nagrog Desa Kertabumi Kecamatan Cijeungjing, salah satu warganya mendapatkan hadiah domba dari panitia, Rabu (02/12/2020). Pasalnya warga...

Operasi Yustisi di Banjarsari Ciamis, 60 Pelanggar Kena Sanksi Sapu Jalan

Berita Ciamis, galuh.id - Sebanyak 60 warga terjaring operasi yustisi di depan alun - alun Banjarsari Ciamis. Mereka kedapatan tidak memakai masker saat berkendara. Satgas...

11 Warga Positif Corona, Kantor Desa Sukajadi Ciamis Tutup 3 Hari

Berita Ciamis, galuh.id - Kantor Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, tutup 3 hari. Penutupan kantor desa itu lantaran kasus Covid-19 di wilayahnya meningkat. Kepala...

Temukan Kami

48,332FansSuka
215PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Serdy Ephy Fano: Striker Timnas Indonesia U-19 Kembali Bikin Malu

Serdy Ephy Fano ternyata belum bisa benar-benar berubah. Sebelumnya, Serdy dicoret sebelum berangkat TC bersama Timnas Indonesia U-19 ke Kroasia karena Indisipliner. Kini ia...

Cristiano Ronaldo Raih Golden Foot 2020, Bagaiamana dengan Messi?

Cristiano Ronaldo raih Golden Foot 2020 yang menandakan pemain asal Portugal tersebut semakin menajamkan persaingannya dengan Lionel Messi. Pemain bintang yang kini berseragam Juventus tersebut...

Kelebihan HP Oppo Reno5 Lengkap dengan Fiturnya, Simak Harganya!

Kelebihan HP Oppo Reno5 berada pada kategori kelas mid-range yang tentu saja Anda layak untuk membelinya. Bahkan seri ini memiliki harga penjualan sekitar Rp 5 jutaan...

Sinopsis Bus 657 (The Heist), Perjuangan Ayah Merampok Demi Anak

Sinopsis Bus 657 atau The Heist yang tayang malam ini pada acara Bioskop Trans TV, 4 Desember 2020 pukul 21.30 WIB. Film ini termasuk dalam...

Noken Papua, Simbol Warisan Dunia yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Noken Papua muncul sebagai ikon pada Google Doodle hari ini, Jumat 4 Desember 2020. Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggan bagi masyarakat Indonesia. Noken sendiri...