Sosok Legenda Ajax Amsterdam, Simon Tahamata Jadi Kepala Pemandu Bakat PSSI

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

olahraga, galuh.id– Simon Tahamata menyambut dengan penuh semangat perannya sebagai Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) PSSI. 

Mantan pemain legendaris Ajax Amsterdam ini telah bertolak menuju Indonesia dari Bandara Amsterdam Schiphol.

Hal itu diketahui melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin malam (26/5/2025).

Dalam foto tersebut, Simon tampak berpose bersama istri dan kedua putranya, Didier Tahamata dan Jean-Michel Tahamata.

- Advertisement -

“Ini dia! Saya menuju Indonesia selama dua tahun ke depan untuk mengambil kesempatan luar biasa sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI,” tulis Simon dalam keterangan unggahannya.

Meski harus meninggalkan keluarga di Belanda, Simon mengaku tetap mendapat dukungan penuh dari mereka.

“Walaupun keluarga saya tidak ikut bersama, cinta dan dukungan mereka sangat berarti bagi saya dalam memulai perjalanan ini,” tambahnya.

Penunjukannya sebagai Kepala Pemandu Bakat pun semakin istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

- Advertisement -

“Biarkan petualangan ini dimulai! Hari yang spesial ini semakin istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun saya, dan saya mendapat banyak ucapan indah dari berbagai pihak,” tutup Simon.

Tepat pada tanggal 26 Mei, Simon Tahamata merayakan ulang tahunnya yang ke-69. 

Berbagai ucapan selamat datang dari berbagai pihak, termasuk klub Belgia, Standard Liege, yang pernah ia bela pada 1980–1984. 

Bersama klub tersebut, Simon sukses meraih dua gelar juara Liga Belgia, satu Piala Belgia, dua Piala Super Belgia, dan menjadi runner-up European Cup Winners’ Cup pada musim 1981/1982.

Ucapan selamat ulang tahun juga datang dari Ajax Amsterdam, klub yang membesarkan nama Simon dan menjadikannya salah satu legenda di dunia sepak bola.

Babak Baru Karir Simon Tahamata Sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI

Kini, Simon Tahamata memulai babak baru dalam karirnya di Indonesia. 

Kehadiran Simon di PSSI disambut hangat oleh para penggemar sepak bola Tanah Air. 

Banyak di antara mereka yang berharap masa bakti Simon di Indonesia dapat diperpanjang dari dua tahun menjadi lebih lama.

Selain itu, sejumlah harapan juga disampaikan agar Simon memberikan perhatian khusus terhadap pemain-pemain berbakat dari Maluku.

Hal itu mengingat dirinya juga memiliki garis keturunan langsung dari wilayah tersebut.

Tak sedikit pula yang berharap kehadiran Simon dapat menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan mimpi besar.

Yakni membawa Timnas Indonesia bersinar di pentas internasional, hingga suatu hari bisa tampil di Piala Dunia.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Efisiensi BBM, Bupati Ciamis Kaji Matang Kebijakan WFH ASN

Ciamis, galuh.id — Pemerintah pusat berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah...

Artikel Terkait