Strategi Jemput Bola Bapenda Ciamis, Layanan PBB-P2 Hadir di Desa Sukanagara

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Salah satu terobosan yang dijalankan adalah program pelayanan jemput bola untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, pada Selasa (16/9/2025).

Puluhan warga tampak antusias antre di balai desa dengan membawa dokumen untuk memanfaatkan momentum kehadiran langsung petugas Bapenda.

- Advertisement -

Kepala Bapenda Ciamis, Aep Saefuloh, mengungkapkan bahwa respons masyarakat cukup menggembirakan.

“Alhamdulillah, hari ini antusiasme masyarakat tinggi. Ada ratusan berkas yang masuk dan berhasil kami layani,” ujar Aep.

Menurutnya, kegiatan jemput bola selalu mendapat sambutan positif. Terutama bagi warga desa yang sering terkendala jarak dan waktu ketika harus mengurus administrasi pajak ke kantor kecamatan atau kabupaten.

Layanan yang paling banyak dimanfaatkan kali ini adalah mutasi PBB dan pembetulan data objek pajak.

- Advertisement -

Hal tersebut wajar karena Desa Sukanagara tercatat telah melunasi penuh kewajiban PBB tahun berjalan.

Aep menegaskan, pembaruan data PBB sangat penting karena menyangkut kepastian administrasi di kemudian hari.

“Jika ada perbedaan antara kondisi lapangan dengan dokumen pajak, maka bisa menyulitkan masyarakat. Misalnya saat transaksi jual beli tanah,” jelasnya.

Layanan Jemput Bola Bapenda Tingkatkan Kesadaran Pajak

Selain itu, Aep menekankan pentingnya pajak daerah sebagai penopang pembangunan.

“Pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan. Jalan, jembatan, sekolah, puskesmas semuanya tidak lepas dari kontribusi pajak,” tegasnya.

Selama ini, salah satu kendala utama di sektor PBB-P2 adalah masih adanya masyarakat yang menunda pengurusan karena merasa repot harus ke kantor pelayanan.

Dengan mendekatkan layanan, Bapenda berharap tingkat kepatuhan semakin meningkat dan kesadaran masyarakat terhadap pajak daerah makin tinggi.

Keberhasilan Desa Sukanagara dalam melunasi PBB lebih cepat sekaligus memanfaatkan layanan jemput bola, menurut Aep, bisa menjadi model pelayanan terpadu di masa mendatang.

“Harapan kami, layanan ini tidak hanya menyelesaikan urusan administrasi, tapi juga menjadi sarana edukasi pajak. Dengan begitu, kesadaran masyarakat akan pajak semakin tinggi,” ungkapnya.

Program jemput bola ini juga terbukti sangat membantu masyarakat pedesaan. Banyak warga Sukanagara mengaku terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke kota.

“Kalau harus ke Ciamis kota, lumayan jauh dan makan biaya. Dengan adanya pelayanan langsung di desa, urusan lebih cepat selesai,” kata salah seorang warga yang datang mengurus mutasi PBB karena pembagian warisan.

Ia menambahkan, pelayanan ini tidak hanya efisien dari segi waktu dan biaya. Tetapi juga memberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan petugas pajak.

“Kita bisa menanyakan detail terkait prosedur, syarat dokumen, hingga penjelasan teknis yang sering membingungkan bila hanya membaca brosur atau informasi daring,” tandasnya.

Ke depan, Bapenda berencana memperluas program jemput bola ke desa-desa lain di Kabupaten Ciamis secara bergilir. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

DPRKPLH Ciamis Tertibkan TPS, Dorong Warga Kelola Sampah dari Rumah

Ciamis, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis mengambil langkah tegas dalam menata lingkungan dengan membongkar sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara...

Artikel Terkait