Banjar, galuh.id – Perumda Tirta Anom Kota Banjar meluncurkan program minimalisasi piutang sebagai strategi untuk membantu tunggakan para pelanggan non aktif.
Kegiatan sosialisasi program tersebut berlangsung di Aula Gunung Putri Kelurahan/Kecamatan Pataruman, Senin (02/6/2025).
Program ini bertujuan untuk membantu pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran air untuk kembali menjadi pelanggan aktif dan membayar tunggakan dengan cara yang lebih mudah.
Selain itu program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan non aktif untuk membayar tunggakan pembayaran air tanpa kena denda atau biaya tambahan lainnya.
Pelanggan non aktif dapat membayar tunggakan hanya untuk 3 bulan saja.
Kabag Umum Perumda Tirta Anom, Tato Hendarto berharap program pemutihan tersebut dapat membantu pelanggan untuk kembali menjadi pelanggan aktif dan membayar tagihan air secara teratur.
Program minimalisasi piutang sebagai upaya untuk memperbaiki cashflow perusahaan yang merupakan salah satu indikator dari aspek keuangan dalam menunjang penilaian kinerja.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang program pemutihan tunggakan yang kami tawarkan,” kata Tato.
Program pemutihan tunggakan ini di peruntukkan bagi 3.500 pelanggan non aktif di Kota Banjar dan 690 pelanggan di Kecamatan Pataruman.
“Pelanggan non aktif dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membayar tunggakan dan kembali menjadi pelanggan aktif,” ujarnya.
Tato juga berharap melalui program pemutihan tunggakan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelanggan dalam membayar tagihan.
“Dengan demikian, program pemutihan tunggakan dapat membantu pelanggan nonaktif untuk memperbaiki status mereka dan memperoleh manfaat yang lebih baik dalam hal pelayanan air,” tambahnya.
Adapun manfaat bagi pelanggan nonaktif ketika mengikuti program ini di antaranya mengurangi beban tunggakan pembayaran air. Kembali menjadi pelanggan aktif.
Kemudian membayar tagihan air secara teratur serta meningkatkan kualitas pelayanan air di Kota Banjar.
“Banyak manfaat dari program ini. Karena lewat program ini para pelangan tidak akan merasa terbebani dengan tunggakannya selama ini,” ucapnya.
Strategi Minimalisasi Piutang Pelanggan Tirta Anom
Berdasarkan hasil laporan pengelolaan data rekening bulan Maret 2025, piutang rekening non aktif terdapat 2.337 SR yang tersebar di 4 kecamatan.
Antara lain Kecamatan Banjar sebanyak 851 SR, Pataruman sebanyak 690 SR, Purwaharja 411 SR, dan Kecamatan Langensari sebanyak 271 SR.
Dengan demikian, perusahaan memiliki piutang pelanggan non aktif yang cukup besar mencapai angka total Rp 1.781.118.100.
Menurut Tato, dengan adanya piutang pelanggan tersebut, perusahaan sering mengalami kesulitan dalam upaya memperbaiki pelayanan.
“Karena Tirta Anom Kota Banjar merupakan perusahaan umum yang pembiayaannya mengandalkan dari kelancaran pelanggan dalam membayar tagihan rekening airnya,” ungkapnya.
Tato juga menjelaskan upaya penagihan ke lapangan sudah dilakukan secara intensif. Akan tetapi hasilnya belum bisa memuaskan.
Di lapangan sering terkendala dengan masalah data pelanggan yang belum tervalidasi dengan akurat. Sehingga, petugas kesulitan dalam menemukan pelanggan yang menunggak.
“Kondisi di lapangan yang pelayanan airnya kurang atau tidak memuaskan sangat mepengaruhi kelancaran petugas penagihan,” pungkasnya.
Sehingga dengan permasalahan tersebut, Perumda Tirta Anom mencoba membuat program minimalisasi saldo piutang non aktif.
Dengan harapan akan bisa terserap 40% dari total piutang non aktif dari tahun 2017 sampai dengan bulan Maret 2025.
Berikut Program Minimalisasi Piutang
Pelanggan non aktif bisa aktif kembali hanya dengan membayar piutang 3 bulan terakhir. Kemudian tidak kena biaya denda dan biaya penyambungan kembali.
Selain itu pelanggan non aktif di atas 2 tahun tidak kena biaya pasang baru. Program minimalisasi saldo piutang ini berlaku sampai tanggal 20 Juni 2025.
Agar terselenggaranya program ini dengan baik, Perumda Tirta Anom berupaya mensosialisasikannya secara periodik dengan melibatkan unsur pemerintah setempat. (GaluhID/Teja)
Editor: Evi
