Tidak Setuju Ada Geng Motor, Siswa SMK di Ciamis Pilih Kegiatan Ini

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Tidak setuju ada geng motor, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Ciamis Jawa Barat memilih kegiatan yang positif.

Robi salah satu siswa kelas XII jurusan otomotif menyampaikan bahwa kegiatan di luar jam sekolah itu keinginan sendiri, Sabtu(24/05/2025).

Kegiatan praktek langsung tersebut bertempat di kediaman salah satu siswa bernama Wahyu Aditya di Karangsari RT 01 RW 10 Kelurahan Maleber Ciamis.

Menurut Robi, pada kegiatan praktek langsung itu, siswa yang mengikuti kurang lebih berjumlah 10 siswa dari berbagai kelas dan jurusan.

- Advertisement -

“Ini keinginan kami sendiri, ngisi waktu libur menambah wawasan sekaligus praktek langsung mengasah atau mengulangi yang kami dapatkan di sekolah,” jelas Robi.

Robi juga menyampaikan, kegiatan tersebut untuk mengisi waktu saat libur agar lebih bermanfaat dan tidak merugikan orang lain.

“Menurut kami kegiatan ini bermanfaat, karena tidak mengganggu orang lain seperti bikin onar dan bising di jalanan,” jelas Robi.

Tidak Setuju Ada Geng Motor, Ingin Buka Bengkel Sendiri

Kegiatan bermanfaat pesertanya bukan hanya siswa kelas XII saja, ada juga siswa yang baru kelas X, salah satunya Yoga.

- Advertisement -

Yoga menyampaikan, ia dan yang lainnya bukan hanya waktu libur saja, tetapi pulang sekolah jika ada waktu luang ia menyempatkan diri berkegiatan tersebut.

Keinginan Yoga, yaitu setelah lulus memiliki keahlian yang layak karena ia ingin usaha sendiri yaitu buka bengkel.

“Saya ingin buka bengkel, jadi bukan hanya mendapatkan ilmu atau pelajaran di sekolah saja, saya harus membekali di sini,” jelasnya.

Siswa kelas X lainnya Daffa yang juga masih duduk di kelas X menyampaikan hal yang sama, ia ingin siap kerja secara langsung.

Sementara itu, siswa lainnya yang juga pemilik tempat Wahyu Aditya tidak mempermasalahkan rumahnya menjadi tempat praktek.

“Saya tidak keberatan, sama saya juga belajar jadi lebih semangat jika belajar bersama-sama,” jelas Wahyu.

Menurut Wahyu, yang membimbing adalah kakaknya sendiri beserta temannya, jadi ia dan yang lain selama praktek mendapatkan bimbingan dan pendampingan.(GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Pelantikan Pimpinan BAZNAS Ciamis dan Lompatan Besar Pengelolaan Zakat Daerah

Pelantikan pimpinan BAZNAS Ciamis untuk periode 2026-2031 berlangsung pada 22 Juni 2026, dipimpin oleh Bupati Herdiat Sunarya. Proses seleksi ketat memastikan pengurus baru berkualitas. Pimpinan baru diharapkan mampu mengelola dana zakat dengan profesionalisme, transparansi, dan berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi umat, menjadikan Ciamis rujukan pengelolaan zakat di Asia.

Artikel Terkait