Warga Purwasari Ciamis Digegerkan Penemuan Pria Meninggal Tergantung, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Warga Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dan mengantung di pohon jati yang berada tidak jauh dari lapangan sepak bola desa setempat, Selasa (4/8/2026) pagi.

Korban menggantung dengan leher terjerat seutas tali tambang warna kuning setebel jari tangan orang dewasa.

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada Pemerintah Desa Purwasari dan diteruskan ke Polsek Banjarsari. Mendapat laporan itu, petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Banjarsari dan relawan MDMC Ciamis langsung mendatangi lokasi kejadian.

Sebelum proses evakuasi dilakukan, petugas kepolisian lebih dahulu melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

- Advertisement -

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di lokasi yang tinggi sekitar tiga meter.

Petugas harus bekerja secara hati-hati hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan.

Selanjutnya, polisi bersama petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri.

Kepala Desa Purwasari, Dede Suwarno, membenarkan bahwa korban merupakan warganya bernama Sodik (52).

- Advertisement -

“Itu warga kami, namanya Sodik (52),” ujar Dede Suwarno kepada wartawan di rumah duka.

Dede mengaku belum mengetahui penyebab yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Menurutnya, selama ini korban dikenal memiliki hubungan baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Saya tidak tahu penyebabnya. Karena korban dengan keluarga dan dengan tetangga baik-baik saja,” katanya.

Hal senada disampaikan tetangga korban, Masdar. Ia mengaku terkejut mendengar kabar tersebut karena selama ini korban dikenal sebagai sosok yang baik dan rajin beribadah.

“Beliau taat beribadah, orangnya baik dan dihormati masyarakat. Saya juga heran mendengar kabar ini,” ucap Masdar.

Sementara itu, Bripda Muhammad Iqbal Panit Reskrim 2 Polsek Banjarsari, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bunuh diri dan tidak ditemukan indikasi adanya tindak kekerasan.

“Hasil pemeriksaan mengarah pada insikaai bunuh diri, tapi jika keluarga menghendaki proses lanjutan kami siap menindaklanjutinya, “

Pantauan di laoangan, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak akan mengajukan pemeriksaan lanjutan.

Setelah seluruh proses pemeriksaan dan administrasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat sesuai syariat Islam. (GaluhID/Uus)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Pendaftaran Liga 2 Mepet; PSGC Ciamis Baru Persiapan, Ini Penjelasan Herkis!

Proses pendaftaran pemain untuk Liga 2 musim 2026/2027 berlangsung dari 1 Agustus hingga 23 September 2026. PSGC Ciamis masih dalam tahap pembentukan tim di bawah pelatih Heri Kiswanto, yang menekankan pentingnya kualitas dan kuantitas pemain. Klub wajib mendaftarkan minimal 18 pemain dan memenuhi regulasi yang ditetapkan.

Artikel Terkait