Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Waspada Virus Corona, PSGC Ciamis Pilih Libur Latihan

Berita PSGC, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis, menutup sementara penggunaan fasilitas gedung negara. Hal itu untuk waspada virus Corona.

Fasilitas negara yang ditutup sementara seperti: Gedung Islamic Center, Stadion Galuh, Gedung Galuh Taruna dan Fasiitas Pemerintah lainnya.

Hal itu untuk menyikapi surat edaran dari Gubernur Jawa Barat Nomor 443/22/Hukham serta menanggapi situasi darurat virus Corona/Covid-19.

PSGC Ciamis yang biasa menggunakan Stadion Galuh juga telah memilih berhenti melakukan latihan rutin. Bahkan, hingga waktu yang belum ditentukan.

Pasukan Laskar Galuh itu akan vakum berlatih, karena ada imbauan untuk berada di rumah, terkait maraknya wabah virus Corona Covid-19.

Direktur Teknik (Dirtek) PSGC Ciamis, Heri Rafni Kotari, membenarkan hal tersebut, hal itu pihaknya sangat waspada virus Corona.

“Libur dulu, kami terus pantau perkembangan dua Minggu ke depan berkaitan dengan situasi terkait wabah virus corona,” terangnya saat dihubungi Galuh ID, Selasa (17/3/2020).

PSGC Ciamis Terus Melakukan Persiapan Untuk Liga 3 Seri 1 Jawa Barat

Heri menjelaskan PSGC Ciamis masih akan terus melakukan pembenahan, dan penguatan tim.

Meski Liga 3 Regional Jawa Barat, masih akan dihelat pada Juni 2020 mendatang. Namun, untuk imbauan terkait wabah virus Corona Covid-19, maka harus ‘tiarap’ sementara.

Sebelumnya, Heri juga menjelaskan latihan rutin dari Senin-Sabtu dilakukan untuk ajang seleksi dan pemantapan tim.

Selain melakukan latihan dalam persiapan kompetisi, juga di akhir pekan selalu diselingi dengan latihan tanding melawan klub lokal Ciamis dan sekitarnya.

Seperti halnya Sabtu (14/3) lalu, skuat PSGC Ciamis melakoni laga uji tanding melawan tim Jalrus FC dari Kota Banjar. Ganjar Kurniawan dkk menang telak 10-0.

Untuk diketahui, PSGC Ciamis pada musim lalu bermain di Liga 2 2019. Namun sayangnya persaingan yang ketat membuat PSGC harus terdegradasi ke Liga 3.

Beberapa waktu yang lalu kongres Asosiasi Provinsi Jawa Barat telah memutuskan tim yang terdegradasi dari Liga 2 akan mulai berkompetisi sejak Liga 3 Regional.

PSGC Ciamis telah menerima keputusan tersebut dan saat ini sedang dalam tahap persiapan bertarung di Liga 3 Seri 1 Jawa Barat. Liga tersebut yang rencananya bakal dimulai pada Juni 2020 mendatang. (GaluhID/Dhi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Liga 3 2020 Akan Digulirkan, PSGC Ciamis Mulai Bersiap Diri

Berita PSGC, galuh.id - Selain kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan bergulir Oktober mendatang, kompetisi Liga 3 2020 akan digulirkan kembali.

PSSI Akan Terbitkan SK Liga 1, 2 dan 3, Seperti Apa Isinya?

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai kelanjutan Liga 1, 2 dan 3 musim 2020.

Liga 3 2020 Akan Digulirkan, Berikut Teknis dan Format Kompetisi

Info Liga 3, galuh.id - Liga 3 2020 Kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia mulai menemui titik terang setelah pertemuan virtual PSSI...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.