Wow! Pemain Hockey Ciamis Mendunia

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Olahraga ini memang tidak terlalu terkenal di kalangan masyarakat bahkan masih banyak yang tidak tahu dengan olahraga ini sehingga untuk mencari dukungan dari masyarakat dan dukungan dari sponsor pun sulit karena hockey dianggap sebagai olahraga yang tidak begitu menarik masyarakat Kabupaten Ciamis. Selain itu, Pemkab Ciamis juga belum memiliki sarana lapangan khusus untuk bermain hockey dan selama ini tim hockey Ciamis terpaksa menggunakan Gelanggang Galuh Taruna dan Stadion Galuh Ciamis untuk berlatih.

Namun semua kekurangan itu tidak membuat atlet dan pengurus hockey Kabupaten Ciamis patah semangat bahkan banyak sekali menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Ciamis. Hal yang tidak diketahui oleh masyarakat Kabupaten Ciamis adalah tim hockey Kabupaten Ciamis ini merupakan salah satu tim yang diperhitungkan di berbagai ajang kejuaraan di tingkat nasional.

Berikut segenap pengurus, staf pelatih dan atlet hockey Kabupaten Ciamis :

Ketua FHI : Erwan Darmawan
Pelatih : Seno Kastomi, Adi Nurdiana, Jojo, Enin, Asti, Aco dan Nana.
Tokoh legend : Adir (atlet 78),
Wasit : Azis, Tita dan Egi.
Prestasi : Medali perunggu porda Indramayu, Perak Porda Karawang, perunggu porda Bekasi, peringkat 3 kejurnas U-12 (di bawah Malaysia dan Jakarta), pelatnas Sea Games (Fajar, Enin), Pelatda PON (Cecep, Enin dan Fajar), Wasit Asia (Tita).

- Advertisement -

Dan saat ini sesuai dengan surat keputusan bernomor 067/SK/PENGPROV/FHI-JBR/XI/2017, atlet hockey Kabupaten Ciamis kembali dipanggil untuk mengikuti Pelatda kejuaraan nasional, atlet tersebut adalah Siti Fauziah, Ismiati dan Asty Agustin.

(Kasevski/GALUH.ID)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Berita Terbaru

Pilkades Kalijaya Ciamis Sempat Nihil Pendaftar, Petahana Yosep Kurniawan Muncul di Hari Pertama Perpanjangan Kedua

Kepala Desa Kalijaya, Yosep Kurniawan, mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan Kepala Desa 2026 setelah resmi mendaftar pada hari pertama perpanjangan pendaftaran tahap kedua. Ketua Panitia berharap munculnya calon lain untuk membuat kontestasi lebih kompetitif. Jika hanya ada satu calon, musyawarah akan menentukan apakah pemilihan dilanjutkan.

Artikel Terkait