Selasa, 19 Januari 2021
Selasa, 19 Januari 2021
 
 

456.265 Orang Lolos Pra Kerja, Insentif Pelatihan Dipastikan Cair

Berita Nasional, galuh.id – Sebanyak 456.265 orang dari 9,4 juta pendaftar program kartu Pra Kerja pada gelombang I dan II dinyatakan lolos. Mereka pun dipastikan telah menerima pencairan insentif yang dijanjikan pemerintah Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah mencairkan dana sebesar Rp 1,6 triliun untuk insentif peserta yang lolos Pra Kerja.

“Nilai yang dicairkan Rp 1,6 triliun. Dari 456.265 peserta yang lolos per tanggal 28 April 2020,” ujar Sri Mulyani, dalam rilisnya, Jumat (8/5/2020).

Gelombang Pertama

Melansir dari laman Kompas, di gelombang pertama, pemerintah telah mencairkan dana sebesar Rp 596,81 miliar untuk 168.111 orang peserta yang lolos.

Gelombang Kedua

Sementara gelombang kedua, pemerintah telah mencairkan dana sebanyak Rp 1,02 triliun untuk 288.154 orang peserta yang lolos Pra Kerja.

Lebih lanjut Sri menerangkan, saat ini sudah ada 106.912 pelatihan yang dipilih oleh peserta.

Ruangguru menjadi platform pelatihan favorit peserta diantara 7 platform pelatihan lainnya. Dimana Ruangguru paling banyak dipilih oleh peserta dengan jumlah 62.184 pelatihan.

Menyusul pelatihan dari Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) sebanyak 11.169 pelatihan. Bukalapak sebanyak 8,466 pelatihan. Pintaria sebanyak 6.529 pelatihan.

Selanjutnya, pelatihan dari Tokopedia sebanyak 6.356 pelatihan. Sekolahmu 6.337 pelatihan. PintarMahir 3.206 pelatihan. Terakhir, pelatihan MauBelajarApa sebanyak 2.665 pelatihan

Pelatihan termurah sebesar Rp 24 ribu dibeli oleh 42 peserta. Pelatihan termahal senilai Rp 1 juta telah dibeli 22.000 peserta.

Sementara itu, pelatihan yang paling banyak diminati oleh peserta adalah pelatihan bahasa Inggris mengenai grammar dan TOEFL yang dibeli oleh 6.834 orang.

Pemerintah hingga akhir tahun ini menargetkan 5,6 juta peserta bisa menerima manfaat dari Kartu Pra Kerja. Dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun.

Dari anggaran tersebut, setiap peserta mendapat insentif dengan total sebesar Rp 3.550.000.

Rinciannya, Rp 1 juta untuk biaya pelatihan. Rp 600.000 per orang setiap bulannya untuk insentif pasca pelatihan yang akan diberikan selama 4 bulan dengan total mencapai Rp 2,4 juta.

“Sedangkan sisanya sebesar Rp 150 ribu diberikan kepada peserta sebagai insentif survei,” pungkas bendahara negara ini. (GaluhID/Evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Listrik Gratis PLN Januari 2021, Berikut Cara Klaimnya

Cara klaim listrik gratis PLN Januari 2021 masihlah sama seperti bulan-bulan sebelumnya, pelanggan bisa menggunakan layanan WhatsApp, situs PLN atau mengunduh aplikasi PLN Mobile. Bantuan...

Pemeran Mak Lampir Meninggal Dunia, Berikut Kronologi Wafatnya Farida Pasha

Pemeran Mak Lampir meninggal dunia di usianya yang ke 68 tahun. Farida Pasha merupakan aktris senior yang sempat populer dengan karakternya yang khas. Masyarakat lebih...

Raffi Ahmad Party Usai Vaksinasi, Berikut Kritikan Keras Dari Sesama Artis

Raffi Ahmad party usai vaksinasi kini menjadi sorotan dan perdebatan hebat dari berbagai kalangan. Sebelumnya aktor dan presenter kondang Raffi Ahmad menjalani vaksinasi Covid 19...

Temukan Kami

48,134FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya