oleh

456.265 Orang Lolos Pra Kerja, Insentif Pelatihan Dipastikan Cair

Hubungi
 
 

Berita Nasional, galuh.id – Sebanyak 456.265 orang dari 9,4 juta pendaftar program kartu Pra Kerja pada gelombang I dan II dinyatakan lolos. Mereka pun dipastikan telah menerima pencairan insentif yang dijanjikan pemerintah Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah mencairkan dana sebesar Rp 1,6 triliun untuk insentif peserta yang lolos Pra Kerja.

“Nilai yang dicairkan Rp 1,6 triliun. Dari 456.265 peserta yang lolos per tanggal 28 April 2020,” ujar Sri Mulyani, dalam rilisnya, Jumat (8/5/2020).

Gelombang Pertama

Melansir dari laman Kompas, di gelombang pertama, pemerintah telah mencairkan dana sebesar Rp 596,81 miliar untuk 168.111 orang peserta yang lolos.

Gelombang Kedua

Sementara gelombang kedua, pemerintah telah mencairkan dana sebanyak Rp 1,02 triliun untuk 288.154 orang peserta yang lolos Pra Kerja.

Lebih lanjut Sri menerangkan, saat ini sudah ada 106.912 pelatihan yang dipilih oleh peserta.

Ruangguru menjadi platform pelatihan favorit peserta diantara 7 platform pelatihan lainnya. Dimana Ruangguru paling banyak dipilih oleh peserta dengan jumlah 62.184 pelatihan.

Menyusul pelatihan dari Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) sebanyak 11.169 pelatihan. Bukalapak sebanyak 8,466 pelatihan. Pintaria sebanyak 6.529 pelatihan.

Selanjutnya, pelatihan dari Tokopedia sebanyak 6.356 pelatihan. Sekolahmu 6.337 pelatihan. PintarMahir 3.206 pelatihan. Terakhir, pelatihan MauBelajarApa sebanyak 2.665 pelatihan

Pelatihan termurah sebesar Rp 24 ribu dibeli oleh 42 peserta. Pelatihan termahal senilai Rp 1 juta telah dibeli 22.000 peserta.

Sementara itu, pelatihan yang paling banyak diminati oleh peserta adalah pelatihan bahasa Inggris mengenai grammar dan TOEFL yang dibeli oleh 6.834 orang.

Pemerintah hingga akhir tahun ini menargetkan 5,6 juta peserta bisa menerima manfaat dari Kartu Pra Kerja. Dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun.

Dari anggaran tersebut, setiap peserta mendapat insentif dengan total sebesar Rp 3.550.000.

Rinciannya, Rp 1 juta untuk biaya pelatihan. Rp 600.000 per orang setiap bulannya untuk insentif pasca pelatihan yang akan diberikan selama 4 bulan dengan total mencapai Rp 2,4 juta.

“Sedangkan sisanya sebesar Rp 150 ribu diberikan kepada peserta sebagai insentif survei,” pungkas bendahara negara ini. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA