Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Antisipasi Wabah Virus Corona, RSUD Ciamis Siapkan Ruangan Isolasi

Ciamis, galuh.id – Wabah virus corona di Kota Wuhan, China dikabarkan telah menyebar ke beberapa negara. Dilaporkan sedikitnya ada 12 negara yang terinfeksi virus tersebut.

Terkait hal itu, Kementrian Kesehatan mengimbau seluruh rumah sakit di Indonesia untuk mengantisipasi mewabahnya virus mematikan tersebut.

Termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis yang telah menyiapkan ruangan isolasi untuk pasien yang terkena virus corona.

Direktur RSUD, Dr. H Rizali Sofian MM mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan imbauan dari Kementrian Kesehatan RI untuk menyiapkan ruangan isolasi.

Selain itu, untuk mengantisipasi dan mencegah penularan virus corona,  pihaknya sudah membentuk tim khusus penanganan pasien yang terjangkit virus corona.

Namun sampai saat ini, kata Rizali tidak ada pasien yang terjangkit virus corona. Jika pun ada ia sudah mempersiapkan ruangan isolasi.

“Karena virus ini menular maka kami siapkan ruangan khusus untuk pasien yang terjangkit,” ujarnya kepada Galuh ID, Senin (27/1/2020).

Menurutnya ciri-ciri yang terjangkit virus corona diantaranya sesak napas, demam panas hingga 38 derajat selsius, kulit panas dan batuk.

“Jika masyarakat Ciamis mengalami ciri-ciri seperti itu, segera kunjugi ke sarana kesehatan terdekat. Seperti: Puskesmas, Klinik, atau dokter,” katanya.

Apabila positif terjangkit, maka bisa dirujuk ke RSUD Ciamis, yang nantinya akan kembali dirujuk ke RS yang menerima pasien terjangkit virus corona sesuai arahan Kemenkes.

“Salah satunya Rumah Sakit yang disarankan oleh Kemenkes yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” tuturnya.

Rizali berpesan kepada warga Ciamis yang telah berpergian ke China untuk memeriksakan diri ke sarana kesehatan terdekat. Hal itu untuk mencegah terkenanya wabah virus corona.

“Ciamis kan jauh dari Bandara yang menjadi salah satu tempat lalu lalang warga asing datang Indonesia yang bisa terjadi adanya virus. Tapi bukan berarti kami santai, kami tetap bersiaga untuk menangani pasien yang terkena virus tersebut,” pungkasnya. (GaluhID/Arul)

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.