oleh

Apes, Motor Wanita di Ciamis Raib Dicuri Kekasih Semalam

Hubungi
 
 

Berita Ciamis, galuh.id – Nahas bagi AM (36) seorang wanita di Ciamis asal Tasikmalaya, kencan semalam di hotel melati bersama kekasihnya berujung petaka.

Motor Honda Beat miliknya raib dibawa kabur. Pencurinya diketahui tak lain adalah kekasihnya sendiri.

Loading...

Beruntung motornya dapat kembali setelah pihak kepolisian Ciamis berhasil membekuk kekasihnya ini di salah satu SPBU di Tasikmalaya, tak lama setelah korban melapor.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait adanya tindak pencurian sepeda motor di wilayah Ciamis.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kemudian pihaknya segera melakukan pengejaran terhadap pelaku yang tak lain adalah kekasih dari korban sendiri.

“Pelaku berinisial AR (31) warga Ciseureuh, Regol Kota Bandung. Petugas berhasil menangkap tanpa perlawanan di salah satu SPBU di Tasikmalaya,” ungkap Bismo, saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Ciamis, Senin (17/2/2020).

Bismo menuturkan, kejadian bermula saat korban dan pelaku menjalin komunikasi dan berkenalan lewat jejaring media sosial.

Wanita di Ciamis ini Nginap di Hotel Melati

Setelah itu, pelaku akhirnya memutuskan untuk mengajak korban bertemu dan menginap di salah satu hotel melati di jalan Jendral Sudirman Ciamis.

“Setelah saling kenal, keduanya sepakat janjian bertemu kemudian bermalam di hotel tesebut,” ungkapnya.

Saat terbangun keesokan harinya, korban terkejut karena mendapati motornya telah raib dibawa kabur teman kencannya. Korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Ciamis.

“Begitu mendapat laporan, Satreskrim Ciamis langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Tak berselang lama, pelaku berhasil kami tangkap,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 362 KUHPidana, dengan ancaman kurungan maksimal lima tahun penjara.

Saat ini, kata Bismo, banyak kasus kriminal dan modus penipuan yang diawali melalui jejaring media sosial. Media sosial kerap dijadikan alat untuk mencari korban

Maka dari itu, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan tersebut.

“Kami imbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna media sosial agar hati-hati, hindari pertemuan dengan orang yang belum dikenal, apalagi kenalnya lewat media sosial,” pungkasnya. (GaluhID/Evi)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA