Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020
 
 

Bantuan Pemerintah Pusat untuk Jabar Tak Sesuai Jumlah Penduduk

Berita Jabar, galuh.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyoroti ketidakadilan fiskal terhadap bantuan yang diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat di wilayah provinsi Jabar.

Ridwan Kamil menilai, cara pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan, tidak proporsional.

Seperti yang diketahui, provinsi Jawa Barat memiliki jumlah penduduk yang lebih besar dibanding provinsi lainnya.

Namun anggaran yang diberikan pemerintah pusat lebih sedikit dibanding provinsi lain yang penduduknya lebih sedikit.

Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil ini menjelaskan, saat ini terdapat peningkatan jumlah peduduk Jawa Barat yang diberi subsidi.

Populasi Penduduk Jawa Barat

Yakni dari 9,4 juta jiwa menjadi 38 juta jiwa atau lebih dari dua pertiga dari total 50 juta jiwa populasi penduduk di Jawa Barat.

Kang Emil berkata, perspektif anggaran yang perlu diterapkan pemerintah pusat ke daerah harusnya berdasarkan jumlah penduduk, bukan jumlah wilayah.

Contohnya, berkaitan dana desa yang dibagikan berdasarkan jumlah desa, bukan jumlah penduduk.

“Jadi, ada ketidakadilan fiskal. Cara pemerintah pusat memberikan dana kepada daerah, proporsi penduduk itu tidak pernah dijadikan patokan. Dan terasanya itu pada saat Covid-19,” ujar Emil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (7/5/2020).

Menurut Kang Emil, jika anggaran dari pemerintah pusat disesuaikan dengan jumlah penduduk, maka menolong orangnya akan lebih berkualitas.

Seperti yang terjadi di provinsi lain, penduduknya sedikit tapi anggarannya lebih banyak.

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, dampak ekonomi sosial dari pandemi Covid-19 membuat kurang lebih dua pertiga dari total populasi Jabar membutuhkan bantuan negara.

Untuk itu, kepekaan atau solidaritas sosial diperlukan untuk membantu sesama, khususnya bertepatan momentum bulan suci Ramadan.

“Dari kaca mata kami, narasi pembatasan sosial kedaruratan berubah menjadi solidaritas sosial. Apalagi ini bulan Ramadan, bulan keberkahan, bulan tolong menolong,” kata Emil.

Kang Emil juga menambahkan, saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Barat yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan.

Di akhir April, pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit berjumlah sekitar 400 pasien. Kemudian di awal Mei, jumlah pasien yang dirawat menurun, menjadi 300-an.

Selain itu, angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami penurunan. Dari 7 kematian per hari menjadi 4 kematian per hari.

Begitu pun dengan angka kesembuhan pasien Covid-19 yang mengalami kenaikan hingga 2 kali lipat.

“Ini adalah berita baik. Kita berharap tren positif ini dapat terus terjaga,” pungkas Emil. (GaluhID/Evi)

Loading...

Artikel Terkait

Rekam Jejak Jawa Barat Minim Sengketa di Pilkada

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Provinsi Jabar merupakan daerah yang kerap dijadikan percontohan dalam pengelolaan...

Ridwan Kamil Minta KPU Jabar Tindak Tegas Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta KPU Jabar tindak tegas paslon Pilkada 2020 termasuk pendukungnya, yang melanggar...

Kasus Bertambah, Jawa Barat Kembali Waspada Penularan Covid-19

Berita Jabar, galuh.id - Provinsi Jawa Barat (Jabar) kembali waspada penularan Covid-19. Masyarakat Jabar diminta untuk kembali meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam...

Temukan Kami

48,779FansSuka
191PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Penjualan Daring Toyota, Peluang di Tengah Pandemi Covid-19

Penjualan Daring Toyota merupakan jalur pemasaran alternatif yang dilakukan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Hal ini dipicu pandemi Covid-19, sehingga strategi...

Penundaan Pencairan BLT BPJS Tahap 4, Ini Kata Menaker

Penundaan pencairan BLT BPJS tahap 4 diumumkan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Lantaran masih ada proses yang harus ditempuh. Menteri...

Kenapa BLT BPJS Tahap 4 Belum Cair? Ternyata Ini Penyebabnya

BLT BPJS tahap 4 belum cair dikeluhkan oleh masyarakat. Hingga kini masih banyak pekerja yang belum menerima subsidi upah ini.

Kopinus Ciamis Ngopi Asik di Tengah Alam Hutan Pinus

Berita Ciamis, galuh.id - Bagi para penikmat kopi, tak lengkap rasanya jika belum mengunjungi Kopinus Ciamis. Tempat ngopi yang satu ini menyuguhkan...

Komentar Legenda PSMS Medan Terhadap Gomes de Oliveira

Info Liga 2, galuh.id - Legenda PSMS Medan, Nobon Kayamudin mengaku akan memantau perkembangan latihan tim tersebut di bawah arahan Gomes de...