oleh

Bawaslu Ciamis Gelar Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif

 
 

Ciamis, galuh.id – Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Kabupaten Ciamis Tahun 2019 di Aula Wisma PGRI Ciamis, Senin (18/11/2019).

Peserta yang mengikuti Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) memiliki syarat yaitu usia minimal 20 tahun dan maksimal 30 tahun, pendidikan minimal S1, tidak pernah menjadi anggota atau pengurus partai politik dan yang utama memiliki pengalaman berorganisasi.

Dalam kegiatan tersebut, ada 60 peserta yang lolos hasil seleksi Bawaslu untuk mengikuti Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang diselenggarakan selama 5 hari.

Uce Kurniawan, Ketua Bawaslu Kabupaten Ciamis mengatakan kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) ini untuk mempersiapkan pengawas jangka panjang. Para kader ini diberikan pengetahuan terkait demo.

“Kami dorong para kader itu untuk menjadi agen atau setidaknya menjadi corong bagi bawaslu kabupaten ciamis untuk menyampaikan kepada publik atau masyarakat tentang bagaimana domokrasi agar berjalan dengan baik dan adil,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan persiapan lebih matang, untuk membentuk kader organ Bawaslu sampai tingkat kecamatan, tingkat desa hingga sampai ke akar rumput. Di Kabupaten Ciamis ada 27 Kecamatan dan 258 desa serta 7 Kelurahan.

“Ada 2 kecamatan yang tidak ada perkawilannya yaitu Lumbung dan Cihaurbeuti karena tidak ada kader yang mengikuti seleksi, namun hal itu tidak menjadi masalah karena masih bisa tercover oleh kecamatan terdekat, kader ini akan menjadi duta Bawaslu di setiap kecamatan se-Kabupaten Ciamis,” tuturnya.

Uce berharap masyarakat mengetahui informasi terkait pengawasan Pemilu dan Pilkada yang disampaikan oleh para duta kader.

“Ini penting buat kita, supaya target Pemilu termasuk demokrasinya bisa lebih berkualitas sehingga masyarakat akan semakin paham cara berdemokrasi yang baik dan benar,” pungkasnya. (GaluhID/Arul)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA