CIAMIS, galuh.id – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Ciamis memberikan santunan kepada 77 penerima dalam kegiatan bertema “Menyemai Harapan, Mendukung Ketangguhan Pejuang Kanker” yang digelar di Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Rabu (23/9/2026).
Dari total penerima tersebut, sebanyak 63 orang merupakan pasien kanker yang masih menjalani pengobatan. Sementara 14 lainnya merupakan ahli waris dari pasien kanker yang telah meninggal dunia.
Ketua Penyelenggara, dr. Rizali Sofiyan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan YKI Cabang Ciamis terhadap masyarakat yang tengah menjalani perjuangan melawan kanker.
“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada pasien serta meringankan sebagian beban keluarga selama menjalani proses pengobatan,” katanya.
Untuk pasien yang masih menjalani pengobatan, masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan santunan bagi ahli waris pasien yang telah meninggal dunia diberikan kepada empat orang penerima dengan nilai Rp750 ribu.
Rozali menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis dan CSR Bank BJB Cabang Ciamis.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa dana, tenaga, pikiran maupun waktu. Kami percaya kepedulian sekecil apa pun dapat memberikan arti besar bagi mereka yang sedang menghadapi penyakit ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua YKI Cabang Ciamis, Kania Ernawati Herdiat, mengatakan santunan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi para pejuang kanker dan keluarganya.
Menurutnya, perjuangan melawan kanker tidak hanya berkaitan dengan pengobatan medis, tetapi juga membutuhkan kekuatan keluarga, dukungan lingkungan dan optimisme dari pasien.
“Para pasien kanker tidak sendiri. Ada keluarga yang selalu mendampingi, tenaga kesehatan, masyarakat yang peduli, serta YKI Cabang Ciamis yang berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ikhtiar tersebut,” katanya.
Kania menegaskan, masyarakat juga perlu membangun lingkungan yang tidak memberikan stigma kepada pasien kanker. Sebaliknya, pasien harus mendapatkan dukungan, penghargaan dan kesempatan untuk tetap menjalani kehidupan secara bermartabat.
Ia berharap semangat “Aku Kuat, Aku Bisa, Aku Sembuh” tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi doa, semangat dan keyakinan bagi para pasien untuk terus menjalani pengobatan dengan ikhtiar, tawakal dan doa.
“Jangan kehilangan harapan. Setiap hari yang kita lalui dengan penuh keberanian adalah sebuah kemenangan. Ketika kita berjalan bersama-sama, semuanya akan terasa lebih ringan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya juga memberikan semangat kepada para pasien kanker agar tidak menyerah dalam menghadapi penyakit yang diderita.
“Penyakit kanker adalah penyakit yang cukup berat. Jangan pernah putus asa, terus berobat, terus berupaya dan berikhtiar. Yang lebih penting, jangan melupakan Allah SWT,” kata Herdiat.
Herdiat juga mengingatkan bahwa para pasien tidak menghadapi perjuangan tersebut seorang diri. Dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga berbagai lembaga menjadi bagian penting dalam membantu pasien dan keluarga.
Ia menilai semangat gotong royong masyarakat Ciamis menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
“Orang Ciamis sudah terbiasa hidup bersama dan bergotong royong. Saling menolong dan saling membantu sesama bukan hal yang aneh,” ujarnya.
Herdiat juga mengapresiasi dukungan Baznas, Bank BJB serta masyarakat melalui infak dan sedekah yang telah disalurkan untuk membantu para pasien kanker.
Ia bahkan meminta agar data pasien yang masih menjalani pengobatan dapat dihimpun kembali, termasuk nomor rekening penerima, sehingga bantuan dari Baznas yang bersumber dari infak dan sedekah ASN dapat diberikan secara rutin setiap bulan.
“Berapa pun nilainya, kalau diberikan secara rutin, paling tidak bisa membantu Bapak dan Ibu untuk membeli obat,” katanya.
Herdiat berharap para pejuang kanker tetap memiliki semangat dan keinginan kuat untuk sembuh.
“Harus tetap semangat, harus kuat, keinginan hidupnya harus tinggi. Saya doakan para pasien lekas sembuh, selalu sehat, panjang umur dan mendapatkan rezeki yang berkah,” pungkasnya.
