oleh

Bupati Herdiat ‘Belah Duren’ di Festival Durian Kalijaya Ciamis

Hubungi
 
 

Berita Ciamis, galuh.id – Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis menggelar acara Festival Durian, berlokasi di lapangan desa setempat yang dilaksanakan selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Februari 2020.

Para penikmat durian bisa makan sepuasnya di acara ini. Pastinya, semua durian ini merupakan jenis lokal yang diambil dari petani di wilayah Desa Kalijaya.

Loading...

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang hadir di acara tersebut, berkesempatan membelah duren didampingi Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana.

Belah duren tersebut sekaligus secara simbolik membuka Festival Durian Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Usai membuka acara, Herdiat beserta rombongan pun langsung berkeliling menyambangi stand-stand pameran yang menjajakan aneka jenis durian dan menicicipinya.

“Durian asli Kalijaya ini rasanya jauh lebih enak dibanding durian lainnya, kalau tidak percaya, datang ke sini dan buktikan sendiri rasanya,” katanya, Rabu (19/2/2020).

Herdiat menuturkan, durian Kalijaya memiliki potensi sehingga perlu dikembangkan agar hasil durian di desa Kalijaya ini bisa lebih dikenal hingga ke luar daerah.

Selain di Desa Kalijaya, wilayah Benteng juga mempunyai potensi sebagai penghasil durian lokal.

“Di Benteng juga ada penghasil durian, durian Kalijaya dan Benteng sama-sama enak,” ujarnya.

Tidak hanya durian yang menjadi ikonnya, di Desa Kalijaya ini juga ada kopi dan manggis yang sudah terkenal hingga ke luar daerah.

“Oleh karena itu, potensi ini akan kita upayakan pengembangannya melalui UMKM,” tutur Herdiat.

Festival Durian Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kalijaya

Sementara itu, Kepala Desa Kalijaya, Yosep Kurniawan menyampaikan, Festival Durian ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kalijaya.

“Acara ini menjadi kesempatan bagi para petani durian untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya,” katanya.

Hingga saat ini, Desa Kalijaya sudah menggelar Festival Durian sebanyak tiga kali. Dengan dilaksanakannya acara ini secara rutin, diharapkan penghasilan para petani bisa terus meningkat.

Lantaran dulu, durian Kalijaya tidak dikenal luas di masyarakat. Harganya pun tergolong murah, berkisar Rp 7.000 hingga Rp 20.000.

Setelah diadakannya festival, kata Yosep, kini durian Kalijaya bisa terkenal di kalangan luas dan memiliki nilai jual yang signifikan.

“Durian lokal Desa Kalijaya ini meski berukuran kecil dan bulat namun memiliki daging yang tebal dan rasanya lebih manis,” tandasnya. (GaluhID/Evi)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA