Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Cara Unigal Ciamis Menangkal Kemunculan Kerajaan-kerajaan Baru

Berita Ciamis, galuh.id – Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis memiliki cara tersendiri untuk menanggapi kemunculan kerajaan-kerajaan baru yang menjadi isu akhir-akhir ini.

Kabar mengenai kerajaan-kerajaan baru yang tidak jelas latar belakang sejarahnya dikhawatirkan seperti paham radikalisme yang berpotensi mengganggu keutuhan berbangsa dan bernegara.

Sebagai upaya menanggapi hal tersebut, baru-baru ini Unigal membuka mata kuliah Kagaluhan. Salah satunya terlihat dari rangkaian acara Pekan Kagaluhan, di Aula Unigal, Senin (27/1/2020).

Dalam rangkaian acara terlihat mahasiswa dari berbagai fakultas unjuk gigi menampilkan kreasi kesenian. Seperti tarian dan kerajinan serta menulis aksara sunda bertemakan Galuh dan Sunda.

Sementara itu Rektor Universitas Galuh, Yat Rospia Brata, mengatakan, karena nama Unigal sarat dengan nama daerah Ciamis, mata kuliah ini untuk mengenalkan kembali sejarah nenek moyang agar mahasiswa tahu apa itu Galuh.

Ia menuturkan, mata kuliah Kagaluhan berlaku bagi mahasiswa S1 dan S2 yang dilaksanakan hanya 1 semester. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan menerima penjelasan terkait filosofi dari sejarah Galuh tersebut.

Megenai mata kuliah Kagaluhan, Yat menjelaskan, lebih cenderung membahas tentang filosofi seni dan budaya Galuh.

Ia menegaskan bahwa yang dapat diambil dari Kerajaan Galuh bukan berarti harus seperti zaman kerajaan. Tetapi mengambil hal positif tentang nilai-nilai Galuh.

Menurutnya, banyak hal yang dapat diambil dari nilai-nilai Galuh untuk menjalani kehidupan. Termasuk dalam tata negara hingga menjaga alam.

“Mengingat Kerajaan Galuh merupakan sebuah kerajaan besar. Tidak ada salahnya mengingat dalam rangka romantisme sejarah,” jelasnya.

Kendati demikian, dengan mata kuliah Kagaluhan, Yat berharap mahasiswa dapat memahami filosofi dari leluhur Galuh terdahulu.

“Generasi milenial jangan melupakan masa lalu. Adanya hari ini atas jasa orang pada masa lalu,” ucapnya.

Menurutnya, cara Unigal Ciamis dalam menangkal paham radikalisme atau paham-paham yang tidak jelas saat ini bisa dengan mengenalkan sejarah leluhurnya. (GaluhID/Maulana)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.