Cuaca Ekstrim, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Banjaranyar Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Cuaca ekstrim yang melanda wilayah Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis pada Minggu (17/11/2024) pukul 18.00 WIB mengakibatkan pohon tumbang.

Hujan dengan intensitas tinggi itu menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Dusun Sukanagara, Desa Banjaranyar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi bahwa rumah terdampak milik Sahdi, yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan dua jiwa.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, atap rumah mengalami kerusakan dengan taksiran kerugian mencapai Rp10 juta,” ungkapnya.

- Advertisement -

Pasca kejadian, pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Banjaranyar, Sutisno.

Baca Juga: Hujan Deras di Banjarsari Ciamis Tumbangkan Pohon, Satu Rumah Terdampak

Masyarakat setempat langsung bergotong royong membersihkan reruntuhan pohon dan puing-puing rumah dengan bantuan Pemdes serta pihak kecamatan.

“Kami terus berkoordinasi agar kebutuhan mendesak seperti logistik dan terpal segera tersalurkan,” ujar Ani.

- Advertisement -

Meski rumah mengalami kerusakan akibat pohon tumbang dampak cuaca ekstrim, namun korban tidak perlu mengungsi karena rumah masih dapat ditempati.

“Penanganan berjalan lancar berkat kerja sama warga dan aparat terkait,” jelasnya.

Mengantisipasi cuaca ekstrim yang masih berpotensi terjadi, BPBD Ciamis mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama terhadap pohon-pohon besar yang berada di sekitar rumah.

“Pemangkasan pohon besar dapat menjadi langkah preventif untuk menghindari kejadian serupa,” tutup Ani. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Unik! Warga RT 23 Desa Cibadak Ciamis Gelar Pemilihan Ketua RT Layaknya Pemilu

Warga RT 23 Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, menggelar pemilihan Ketua RT pada 31 Juli 2026 dengan konsep mirip Pemilu. Ucu Rahmat terpilih sebagai Ketua RT setelah meraih suara terbanyak. Konsep pemilihan ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan dan transparansi, serta melibatkan partisipasi langsung warga. Biaya pemilihan berasal dari kas RT dan donatur.

Artikel Terkait