Damkar Ciamis Evakuasi Anak Terjebak Lift Sekolah MGI

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis berhasil mengevakuasi seorang anak yang terjebak di dalam lift Sekolah MGI Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Minggu (15/6/2025) sore.

Evakuasi berlangsung setelah pihak Damkar menerima laporan dari seorang guru bernama Dini Kumalasari. Ia melaporkan ada seorang siswi terjebak di lift lantai sekolah sekitar pukul 15.05 WIB.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, kejadian bermula saat seorang anak bernama Syakiila Fitriani Rahmadhani hendak naik ke lantai tiga menggunakan lift.

Namun di tengah perjalanan, lift mengalami gangguan teknis dan berhenti mendadak di antara lantai satu dan dua hingga anak tersebut terjebak di dalamnya.

- Advertisement -

“Karena panik, korban berteriak histeris dan menghubungi gurunya melalui telepon. Petugas guru kemudian segera mengontak Damkar Ciamis untuk meminta bantuan,” ungkap Ani.

Tim siaga yang bertugas terdiri dari Yedi Setiadi, Yayan Muliyansyah, Irvan Supyani, Nanang Ennurdin. Kemudian Bimar Habiban dan Bayu Robayana, segera bergerak menuju lokasi menggunakan 1 unit kendaraan pancar.

Proses evakuasi berlangsung dengan cepat dan aman. Hingga pada pukul 15.41 WIB petugas Damkar berhasil mengeluarkan korban dari lift tanpa luka.

“Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan korban dalam keadaan selamat. Kami mengapresiasi respon cepat dari tim Damkar yang sigap menjalankan tugasnya,” ucap Ani.

- Advertisement -

“Ini bukti kesiapsiagaan kami dalam memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dari Mess Pemda ke Hotel Singacala, Strategi Baru Pemkab Ciamis Genjot Pendapatan Daerah

Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mengubah Mess Pemda menjadi Hotel Singacala Ciamis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di tengah defisit fiskal. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya pengelolaan profesional dan berorientasi pada pendapatan. Hotel ini memiliki 22 kamar dengan tarif terjangkau, diharapkan dapat menarik tamu serta memberikan manfaat bagi daerah.

Artikel Terkait