CIAMIS, galuh.id – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa tuduhan dan opini yang beredar di masyarakat yang menyebut dirinya terlibat korupsi merupakan informasi yang tidak benar serta tidak memiliki dasar yang jelas.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis di halaman Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (11/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia turut menanggapi berbagai isu yang berkembang di tengah dinamika politik daerah.
Menurut Bupati, hingga saat ini tidak terdapat temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang menyatakan dirinya terlibat tindak pidana korupsi maupun penyalahgunaan wewenang selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah.
“Tidak ada temuan BPK RI pada tahun 2024 terkait korupsi ataupun penyalahgunaan wewenang. Semua tuduhan yang diarahkan kepada saya tidak benar,” tegas Bupati.
Ia menilai opini yang terus berkembang tersebut lebih bernuansa kepentingan politik dibanding berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, penyebaran isu dilakukan untuk membentuk persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Semua ini hanya kepentingan politik. Penyebaran opini seperti ini tidak masuk ke kepala saya dan tidak masuk logika saya,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati juga sempat menyinggung sosok yang disebut memiliki keinginan maju sebagai wakil bupati.
Ia mengaku prihatin apabila pembicaraan politik justru lebih banyak diarahkan pada persoalan uang dan kepentingan pribadi.
“Kalau mau menjadi wakil bupati jangan dulu berbicara soal uang. Belum juga menjabat sudah mengurus soal uang. Seharusnya jika ingin menjadi wakil bupati, jangan langsung menggigit, tetapi tunjukkan dulu kemampuan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati menegaskan dirinya siap menghadapi berbagai persoalan yang muncul di daerah dan tidak ingin hanya menjadi pemimpin yang pasif.
“Saya bukan bupati yang tinggal duduk manis, biar saya yang maju. Mau ada demonstrasi, mau ada kerusuhan, saya yang hadapi,” katanya.
Meski demikian, Bupati menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap tuduhan dan opini yang dinilainya mencemarkan nama baik.
Ia mengaku siap menghadapi pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut, termasuk apabila harus diselesaikan melalui jalur hukum.
“Saya siap menghadapi siapa pun yang menyebarkan opini tersebut. Kalau memang harus menempuh jalur hukum, saya siap. Mari kita buktikan berdasarkan fakta dan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.
“Saya mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah percaya terhadap isu yang belum tentu benar. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Ciamis agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)
