Di Upacara Adat Ngikis, Wakil Bupati Berharap Wisata Budaya Ciamis Bisa Go Internasional

189

Cijeungjing, galuh.id – Upacara Adat Ngikis yang rutin digelar di situs Cagar Budaya Karangkamulyan, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, tahun ini memberikan catatan sendiri bagi wakil Bupati Ciamis, Yana D. Putra.

“Saya dengan Pak Bupati sudah komit akan kita kembangkan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Ciamis, sehingga nantinya bisa meningkatkan pendapatan dari sektor wisata dan Kabupaten Ciamis akan lebih dikenal di kancah nasional bahkan internasional,” kata Wakil Bupati Ciamis, Yana D. Putra dalam sambutannya, Senin (29/4/2019).

Menurut Yana, pasca Pangandaran menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), Ciamis kehilangan obyek wisata pantai. Namun, Yana optimis potensi wisata budaya dan alam di Kabupaten Ciamis bisa menjadikan Ciamis go international.

“Mudah mudahan upacara adat Ngikis ini ke depan terus digelar sehingga nantinya bisa menjadi destinasi wisata Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Upacara adat Ngikis digelar di Situs Karangkamulyan Kabupaten Ciamis

Lebih lanjut, Yana juga mengatakan, acara yang rutin dilaksanakan sebagai rangkaian acara menyambut Bulan Ramadhan ini bisa dijadikan sebagai alat untuk saling menghargai perbedaan budaya, agama dan melestariakan keanekaragaman budaya untuk terus dijaga sebagai warisan budaya nenek moyang.

Yana juga mengapresiasi seluruh panitia Ngikis di Karangkamulyan yang sudah mempersiapkan acara tersebut dari jauh-jauh hari, sehingga bisa berjalan lancar.

Dari pantauan Galuh ID, pejabat yang hadir pada upacara adat Ngikis, diantaranya kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Ciamis, Kepala BNNK Kabupaten Ciamis, Direktur PDAM Kabupaten Ciamis, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis.

Selain itu hadir pula para budayawan dari berbagai daerah serta ratusan masyarakat turut serta memeriahkan acara ini.

Dadan Hadiana, selaku perwakilan Tim Jabar Bergerak, mengatakan harapannya agar kegiatan seperti ini berjalan terus-menerus sebagai bentuk upaya untuk melestariskan budaya Jawa Barat, khususnya Kabupaten Ciamis.

“Upacara adat Ngikis ini mengandung arti untuk kehidupan, dimana terdapat tiga siloka yang mengandung arti filosopi kehidupan, kita harus selalu yakin akan adanya Allah, Sang Pencipta,” ujarnya.

Lanjut Dadan, salah satu siloka tentang pemagaran makam, misalnya, bertujuan supaya lebih meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan YME, apalagi tidak lama lagi menghadapi bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

“Saya dititipkan pesan dari ketua tim Jabar bergerak ibu Atalia Kamil, kebudayaan merupakan salah satu ciri bangsa yang harus terus dilestarikan,” katanya.

Dadan juga menambahkan Pemporv Jabar lewat Tim Jabar Bergerak akan memfasilitasi para tokoh budayawan, khususnya yang ada di Kabupaten Ciamis agar bisa mendapatkan apresiasi dan perhatian lebih.

“Kami dari Tim Jabar Bergerak akan memfasilitasi seniman dan budayawan di Jawa Barat untuk lebih mengembangkan potensinya ke tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini