Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Ditunjuk Sebagai RS Rujukan Link Kedua Covid-19, RSUD Ciamis Belum Siap

Berita Ciamis, galuh.id – Heri Darmawan, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, menuturkan Pemprov Jawa Barat sempat menunjuk RSUD Ciamis sebagai salah satu RS rujukan pasien Corona Covid-19.

Sayangnya penunjukkan tersebut dinilai tidak menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Menurut Heri, peralatan maupun SDM di RSUD Ciamis belum siap.

“Kami sudah cek langsung kondisi RSUD Ciamis, kami bisa katakana RS belum siap sebagai rumsah sakit rujukan dalam penanganan pasien Corona,” katanya.

Ketidaksiapan tersebut bisa dilihat dari ruang isolasi yang hanya disiapkan satu ruangan saja di RSUD Ciamis.

“Harusnya Pemprov Jabar, dalam hal ini Gubernur melihat dulu kapasitasnya seperti apa, sudah siap atau tidak?” lanjut Heri.

Ditambahkan Heri, biaya operasional untuk penanganan pasien Corona sangatlah besar. Pemprov Jabar diminta untuk mengucurkan dana jika sebuah RS akan dijadikan sebagai rujukan pasien Corona.

“Selain menunjuk sebagai Rumah Sakit rujukan, seharusnya dananya juga dikucurkan,” tandasnya.


Sementara itu, dr Rijali Sopyan, Direktur RSUD Ciamis membenarkan ketidaksiapan RSUD Ciamis saat ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

“Kemarin kita memang belum siap, mendapatkan masker saja kita cukup kesulitan,” ujar dr Rijali saat dihubungi Galuh ID, Minggu (22/3/2020).

RSUD Ciamis Telah Mendapatkan Bantuan Masker


Meskipun begitu, dr Rijali menuturkan, pihaknya telah mendapatkan bantuan masker dari Dinas Kesehatan dan BPBD.

“Sudah dapat bantuan dari Dinkes dan BPBD untuk masker ini. Sementara di ruang isolasi ada ODP (Orang Dalam Pemantauan),” katanya.

Pihak RSUD, lanjut dr Rijali masih melihat hasil dari pemeriksaan dokter, kalau ODP akan dipulangkan dan melakukan isolasi mandiri. Sementara jika statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) akan dirawat.
“Kalau mengarah ke positif dan ada perburukan kita rujuk ke Rumah Sakit link 1,” ungkapnya.
Dia menambahkan, saat ini ada 8 rumah sakit di Jawa Barat yang ditetapkan sebagai Rumah Sakit link 1 atau menjadi lini terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.


“Kalau kit amah (RSUD Ciamis) ditunjuk sebagai lini keduanya,” jelasnya.

Sementara dari informasi yang didapat Galuh ID, dalam penanganan Covid-19, asrama haji Kabupaten Ciamis akan disulap menjadi ruang isolasi. (GaluhID/Ndu)

K Putu Latief
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.