DPRD Jabar Bekali Pemuda Ciamis Cara Aman Kerja di Luar Negeri

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Keinginan bekerja di luar negeri kini menjadi salah satu pilihan generasi muda untuk mendapatkan penghasilan sekaligus memperluas pengalaman dan keterampilan. Namun, peluang tersebut harus diiringi pemahaman mengenai prosedur keberangkatan dan perlindungan agar tidak berujung pada persoalan.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Cara Aman Bekerja di Luar Negeri yang digelar di Mabes HRK, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pemuda dan pemudi yang memiliki minat untuk bekerja di luar negeri. Mereka mendapatkan edukasi mengenai prosedur keberangkatan, kelengkapan dokumen, hak dan kewajiban pekerja migran, hingga berbagai risiko yang perlu diwaspadai sebelum berangkat ke negara tujuan.

Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, Heri Rafni Kotari, tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, menegaskan bahwa keinginan generasi muda untuk mencari peluang di luar negeri harus dibarengi persiapan yang matang.

- Advertisement -

Menurut Heri, bekerja di luar negeri bukan sekadar persoalan mendapatkan pekerjaan dan memperoleh gaji lebih besar. Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus memahami kompetensi yang dibutuhkan, legalitas penempatan, kontrak kerja, hingga hak-hak yang melekat selama bekerja di negara tujuan.

“Anak-anak muda Ciamis boleh punya mimpi besar dan mencari pengalaman sampai ke luar negeri. Tetapi jangan hanya siap berangkat, harus siap pengetahuan, keterampilan, mental, dan yang paling penting melalui jalur yang resmi,” ujar Heri.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan proses cepat, gaji tinggi, maupun keberangkatan tanpa prosedur yang jelas.

Menurutnya, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu legalitas perusahaan penempatan, jenis pekerjaan, negara tujuan, besaran upah, serta isi kontrak kerja sebelum mengambil keputusan.

- Advertisement -

“Jangan sampai keinginan memperbaiki kehidupan justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, sebelum menerima tawaran pekerjaan, cari informasi, pastikan legalitasnya, pahami kontraknya, dan jangan ragu bertanya kepada instansi yang berwenang,” katanya.

Heri menilai edukasi menjadi salah satu bentuk perlindungan paling awal bagi calon pekerja migran. Perlindungan tidak semestinya baru diberikan ketika persoalan sudah terjadi, tetapi harus dimulai sejak masyarakat merencanakan keberangkatan.

“Yang kita inginkan bukan generasi muda takut bekerja di luar negeri. Justru mereka harus berani mengambil peluang, tetapi dengan bekal yang benar. Kalau prosedurnya dipahami, kompetensinya dipersiapkan, dan jalurnya resmi, mereka akan memiliki perlindungan yang jauh lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, di antaranya Muhammad Fikry Arahman, Tenaga Ahli Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dase Fadlil Yusdi Mubarok, S.H., M.Pd. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis serta perwakilan Polres Ciamis, Ajun Komisaris Polisi Carsono, S.H.

Kehadiran narasumber lintas sektor memberikan pemahaman kepada peserta dari berbagai perspektif, mulai dari ketenagakerjaan, prosedur dan perlindungan PMI, hingga aspek keamanan dan hukum.

Para peserta juga didorong untuk lebih kritis terhadap informasi mengenai lowongan kerja di luar negeri. Identitas perusahaan atau pemberi kerja, jenis pekerjaan, negara penempatan, besaran upah, kontrak kerja, hingga dokumen keberangkatan harus dipastikan sebelum calon pekerja mengambil keputusan.

Sosialisasi tersebut diharapkan dapat mencegah generasi muda Ciamis menjadi korban penipuan, keberangkatan nonprosedural, maupun persoalan lain yang dapat terjadi selama bekerja di luar negeri.

Bagi Heri, bekerja di luar negeri dapat menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun, peluang tersebut harus ditempuh melalui persiapan dan prosedur yang benar.

Dengan pengetahuan, keterampilan, serta keberangkatan melalui jalur resmi, generasi muda Ciamis diharapkan mampu menjemput peluang di luar negeri dengan aman, bekerja secara bermartabat, dan kembali membawa pengalaman serta masa depan yang lebih baik.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Pilar Maung Bandung Segera Gabung PSGC Ciamis

CIAMIS, galuh.id - PSGC Ciamis akan mendapat tambahan amunisi dari Persib Bandung jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 2026/2027. Sebanyak...

Artikel Terkait