Dua Mahasiswa UM Kuningan Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Banjarsari Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) di Jalan Raya Banjarsari-Pangandaran, tepatnya di depan Lapang Futsal Cahyani, Dusun Mekarsari, RT 26/RW 06, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedua korban diketahui bernama Zaki (29) dan Muhammad Akbar Ramadan (24). Keduanya merupakan warga Kabupaten Kuningan dan saat kejadian tengah berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi E 2713 YBI.

Panit 1 Unit Lalu Lintas Polsek Banjarsari, Aipda Edi Susanto, mengatakan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Keduanya meninggal di lokasi kejadian. Korban mengalami luka parah pada bagian kepala,” ujar Edi kepada wartawan.

- Advertisement -

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah Pangandaran.

Saat melintas di depan SMK Siliwangi, kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mulai oleng ke arah kiri.

“Motor Beat ini melaju kencang dari arah Pangandaran. Ketika di depan SMK Siliwangi, kendaraan sudah mulai oleng. Saat sampai di TKP, yakni depan Lapang Futsal Cahyani, kendaraan menabrak tiang telepon, kemudian menghantam pagar besi. Keduanya meninggal di lokasi dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Banjarsari,” jelasnya.

Sementara itu, Yuan Distra, salah seorang rekan korban sekaligus mahasiswa di kampus yang sama, mengatakan sebelum kecelakaan terjadi, dirinya bersama korban dan sejumlah teman lainnya baru selesai berwisata di Pangandaran.

- Advertisement -

Mereka kemudian berencana kembali ke Kabupaten Kuningan dengan menggunakan sepeda motor masing-masing.

“Saya dan yang lainnya bersama korban hendak pulang setelah main dari Pantai Pangandaran,” ujar Yuan.

Menurut Yuan, saat perjalanan pulang, Zaki yang membonceng Akbar berada di belakangnya. Tidak lama kemudian, keduanya mendahului Yuan.

Yuan mengaku sempat mengingatkan Zaki agar berhati-hati sebelum melanjutkan perjalanan.

“Awalnya Zaki yang membonceng Akbar berada di belakang saya. Kemudian dia mendahului. Saat mendahului, saya sempat mengingatkan agar berhati-hati. Namun nasib berkata lain, Zaki dan Akbar mengalami kecelakaan,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut membuat rekan-rekan korban yang berada di lokasi terpukul. Sejumlah mahasiswa UM Kuningan yang ikut dalam perjalanan wisata tampak syok melihat kedua temannya meninggal dunia secara mendadak.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait proses penanganan jenazah. Setelah seluruh proses di lokasi selesai, kedua jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan dua ambulans, yakni ambulans Puskesmas Banjarsari dan ambulans MDMC Muhammadiyah. (GaluhID/Uus)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Berburu Harga Terjangkau, Warga Baregbeg Serbu GPM

CIAMIS, – Minyak goreng dan telur menjadi dua komoditas yang paling diburu masyarakat dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM)...

Artikel Terkait