Efisiensi Anggaran Pemkot Banjar Capai Rp 15 Miliar, Fokus Kesejahteraan Warga

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Pemerintah Kota Banjar telah rampung melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp15,3 miliar dari berbagai pos belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Sekretariat Dewan (Setwan).

Langkah strategis ini untuk memastikan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah. Selaras dengan program nasional dan lokal seperti Asta Cita Presiden, Jabar Istimewa, dan Berdaya Masagi.

Pemkot Banjar mengambil langkah berani dengan memangkas hingga 50 persen anggaran perjalanan dinas di seluruh OPD.

Hal ini bukan sekadar penghematan, tapi strategi konkret untuk mengalihkan dana ke program yang lebih berdampak bagi masyarakat.

- Advertisement -

Sementara itu, alokasi dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Cukai Tembakau tetap utuh, karena telah di ikat untuk program khusus.

Sekretaris Daerah Kota Banjar, Soni Harison, yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menegaskan bahwa efisiensi ini bertujuan mempercepat pencapaian visi-misi kepala daerah.

“Penghematan dari perjalanan dinas adalah langkah nyata. Dana yang tersisa akan di alihkan untuk program prioritas yang langsung terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, Rabu (16/4/2025).

Hasil efisiensi ini akan di realokasikan ke tujuh bidang utama yang menjadi prioritas tahun 2024.

- Advertisement -

Antara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sanitasi, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, stabilitas harga makanan dan minuman, peningkatan kesejahteraan dan ekonomi.

Soni menambahkan bahwa setiap rupiah yang di realokasikan harus selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan kebijakan daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa efisiensi ini benar-benar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Ini adalah langkah proaktif untuk kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Pemkot Banjar optimis bahwa strategi ini akan mampu memperkecil kesenjangan dalam akses layanan dasar, mengurangi angka pengangguran, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Saat ini, finalisasi usulan realokasi dari setiap OPD tengah berlangsung. Setelah persetujuan TAPD serta legislatif, dana akan segera dicairkan untuk implementasi program prioritas.

“Proses efisiensi sudah tuntas. Selanjutnya, kami fokus memastikan bahwa setiap anggaran di alokasikan tepat sasaran dan berjalan sesuai rencana,” tutup Soni. (GaluhID/Diana)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

KAHMI Ciamis Kukuhkan Pengurus Baru, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Pelantikan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ciamis menjadi langkah penting untuk memperkuat soliditas organisasi dan memanfaatkan potensi alumni dalam pembangunan daerah. Melalui tema "Ka Handap Akaran, Ka Luhur Sirungan", KAHMI berkomitmen pada nilai perjuangan HMI dan mendorong inovasi serta kolaborasi untuk kontribusi positif di masyarakat.

Artikel Terkait