Empat Sekolah di Kota Banjar Dituding Selewengkan Dana BOS

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Semoga tidak terjadi lagi tuduhan-tuduhan yang seperti ini, karena dampaknya jelas akan merugikan pihak yang tertuduh,” ujar Andi.

“Saya khawatir, kasus-kasus seperti ini ditumpangi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dengan menekan atau mencari-cari kesalahan pihak sekolah,” ucapnya.

Berita sebelumnya, tuduhan penyelewengan dana BOS juga menimpa ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Banjar.

Kepala SMAN 1 Banjar, Barnaz juga dengan tegas membantah dugaan tindak pidana korupsi pada dana Bos itu.

- Advertisement -

Ia menegaskan, dugaan-dugaan tersebut tidak benar. Karena kegiatan dari dana BOS itu jelas dan telah dilaporkan ke Pemprov Jawa Barat serta kementerian.

“Itu tidak benar, kegiatan dana BOS itu jelas dan selalu kami laporkan ke provinsi dan kementerian,” kata Barnaz.

Barnaz menerangkan, jika serapan anggaran dana BOS itu tidak pihaknya laporkan, maka sekolah tidak bisa mencairkan anggaran bantuan operasional berikutnya.

“Kenapa perlu laporan, karena hal itu menjadi syarat pencairan dana BOS selanjutnya,” katanya.

- Advertisement -

Ia juga mengatakan, besaran dana BOS itu per siswanya sebesar Rp1,5 juta dalam satu tahun.

“Di SMA 1 Banjar itu ada 1.274 siswa. Jadi tidak mungkin jika penggunaanya tidak kami laporkan,” ujar Barnaz.

Ia mengaku kaget dengan kabar tidak sedap yang beredar terkait sekolah yang ia pimpin.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait