Ciamis, galuh.id – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Ciamis mulai memperluas jangkauan pemasaran melalui jaringan ritel modern. Enam produk binaan pemerintah daerah berhasil melewati tahap kurasi. Kini produk-produk tersebut tersedia di gerai toko modern yang tersebar di wilayah Ciamis.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan produk lokal kepada konsumen yang lebih luas. Produk makanan olahan khas daerah hingga camilan berbahan pangan lokal mendapat kesempatan bersaing di pasar ritel yang lebih terorganisasi.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMP) Kabupaten Ciamis, Wahyu, menyampaikan bahwa enam produk tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan terhadap pelaku usaha setempat.
Ia menilai keberhasilan menembus jaringan toko modern menunjukkan bahwa produk UMKM Ciamis memiliki peluang untuk berkembang apabila didukung kualitas dan pengelolaan usaha yang baik.
“Keberhasilan enam produk UMKM masuk toko modern itu menjadi bukti nyata bahwa kualitas produk lokal Ciamis bisa bersaing,” kata Wahyu, Jumat (2/10/2026).
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas, Tagana Ciamis Ikuti Pelatihan Jurnalistik
Menurut Wahyu, proses membawa produk lokal ke pasar ritel modern tidak cukup hanya mengandalkan cita rasa. Pelaku usaha juga perlu memenuhi persyaratan administrasi, menjaga mutu produk, serta memperhatikan tampilan kemasan agar sesuai dengan kebutuhan pasar.
Karena itu, pembinaan yang dilakukan DKUKMP Ciamis turut diarahkan pada pembenahan aspek mendasar dalam menjalankan usaha. Pelaku UMKM didorong melengkapi dokumen legalitas. Mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga perizinan produk pangan sesuai ketentuan, termasuk P-IRT atau izin edar BPOM apabila diperlukan.
Selain kelengkapan izin, konsistensi kualitas dan kemampuan mengelola keuangan juga menjadi perhatian. Pelaku usaha perlu memahami strategi pemasaran, termasuk memanfaatkan kanal digital untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen.
Enam Produk UMKM Ciamis yang Masuk Toko Modern
Wahyu mengatakan, pihaknya akan melanjutkan pendampingan agar semakin banyak produk UMKM lokal yang memenuhi persyaratan. Sehingga berpeluang masuk ke jaringan ritel modern.
Pemerintah daerah berharap terbukanya akses pemasaran tersebut dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha. Terutama untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Harapan kami semakin banyak pelaku UMKM di Ciamis ini masuk ritel modern kesejahteraannya semakin meningkat,” tuturnya.
Adapun enam produk binaan DKUKMP Kabupaten Ciamis yang telah lolos kurasi dan dipasarkan melalui gerai toko modern di wilayah Ciamis, yakni, Moro-Moro Galendo, Rajawali Abon Abah, Melati Cimpring, Srikandi Jamur Crispy, Dangdeur Barokah Lanting, dan Mukti Jaya Sale Pisang.
Wahyu menyebutkan, produk-produk tersebut kini dapat dijumpai di toko modern yang beroperasi di Kabupaten Ciamis.
Baca Juga: Pemkab Ciamis Garap Potensi Ekonomi Eceng Gondok Leuwikeris
Keberadaan produk lokal di jaringan ritel modern diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pasar UMKM. Dengan menjaga kualitas, memperkuat pengelolaan usaha, dan meningkatkan strategi pemasaran, produk lokal Ciamis diharapkan mampu mempertahankan daya saing sekaligus menjangkau lebih banyak konsumen. (GaluhID)
