Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Galuh Disebut Brutal, Masyarakat Ciamis Tak Terima

Berita Ciamis, galuh.id– Masyarakat Ciamis digegerkan dengan pernyataan Ridwan Saidi, budayawan Betawi yang mengatakan tidak ada kerajaan di Ciamis dan Galuh disebut brutal.

Dia juga menyebut prasasti yang ada di Ciamis merupakan prasasti palsu yang dibuat oleh Belanda.

Bahkan, politisi gaek ini juga menyebutkan arti Galuh adalah Brutal. Pernyataannya itu diungkap dalam sebuah Video yang diunggah di YouTube.

Sontak pernyataan pria berusia 78 tahun itu mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Salah satunya dari budayawan Ciamis, Aip Saripudin.

“Saya sebagai masarakat Tatar Galuh Ciamis kaget dengan pendapat beliau, bukti sejarah Galuh itu dengan data-data yang valid. Prasasti, Carita Parahyangan, naskah-naskah, atau cerita legenda masyarakat,” ujar Aip kepada Galuh ID, Rabu (12/2/2020).

Aip menyebutkan pada tahun 1667 ada Gotrasawala yang diadakan di Cirebon. Saat itu, kata dia, ada utusan dari Galuh, yakni Singaperbangsa IV.

“Gotrasawala itu membahas tentang eksistensi kerajaan di nusantara. Semua hadir di Gotrasawala, musyawarah,” katanya.

Selain itu, menurut Aip, bukti yang lainnya adanya Situs Karangkamulyan yang merupakan bekas Kerajaan Galuh. Situs seluas 25 hektar sekarang masuk wilayah Kecamatan Cijeungjing. Termasuk Situs Astana Gede Kawali tempat prasasti.

“Bukti-bukti ini sudah diakui oleh para peneliti, karena itu pendapat beliau ini sangat tidak patut untuk disampaikan,” tegasnya.

Namun dia berharap masarakat Tatar Galuh Ciamis tetap tenang. Lantaran sejumlah elemen masyarakat akan melayangkan somasi kepada Ridwan Saidi yang mengatakan Galuh disebut brutal.

“Di Ciamis, kami akan bersama kalangan akademisi, Universitas Galuh, para Kasepuhan, juru kunci, juru pelihara, akan berembuk mengenai langkah-langkah selanjutnya menghadapi hal ini,” katanya. (GaluhID/Ndu)

K Putu Latief
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.