Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020
 
 

Gugatan Pemain Kalteng Putra Dikabulkan NDRC, Akankah Gajinya Dibayarkan?

Info Liga 2, galuh.id – Kabar baik untuk mantan pemain dan staf Kalteng Putra di Liga 1 2019. Klub yang saat ini berkompetisi di Liga 2 2020 itu, telah mendapatkan ultimatum terkait tunggakan gaji.

Badan penyelesaian sengketa nasional atau National Dispute Resolution Chamber (NDRC) telah mengambil keputusan soal tunggakan gaji Kalteng Putra.

NDRC telah mengabulkan gugatan pemain Kalteng Putra terdiri dari mantan pemain sebanyak 25 pemain.

Dalam putusannya mereka meminta mewajibkan Kalteng Putra untuk membayar sisa gaji pemainnya. Dan mengabulkan gugatan pemain Kalteng Putra.

Klub berjulukan Laskar Isen Mulang itu menunggak gaji pemainya, yang ditotalkan mencapai senilai Rp 1,9 miliar.

Nilai tersebut adalah tunggakan klub terhadap 26 pemain senior, 60 pemain kelompok usia, staf, hingga kitman.

“Apabila klub tidak membayar dalam waktu 45 hari sejak putusan ini, maka akan ada hukuman,” kata Chairman First Stage NDRC Indonesia, Amir Burhanuddin, dikutif dari laman PSSI.

“Hukuman tersebut adalah larangan pendaftaran pemain baru bagi Kalteng Putra, selama tiga periode transfer, baik domestik maupun Internasional,” terang Amir menambahkan.

Menurut Amir, dalam menyelesaikan sengketa, pihak klub dan juga pemain harus sama-sama mentaati kontrak yang sudah disepakati bersama.

Kasus Kalteng Putra bukan satu-satunya kasus yang ditangani oleh NDRC. Sebelumnya NDRC juga telah menyelesaikan sengketa pemain dengan klub PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan.

NDRC memang dibentuk sebagai salah satu cara dari PSSI untuk memperbaiki kualitas sepak bola Indonesia secara administrasi.

Apakah NDRC itu?

NDRC yang ada di Indonesia ini merupakan pilot project dari badan otoritas sepakbola dunia, FIFA.

Selain Indonesia, ada tiga negara lainnya yang menjadi pilot project tersebut adalah Kosta Rika, Slovakia, dan Malaysia.

Dalam pengembangannya, NDRC menilai bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk bangkit setelah sempat aktivitasnya terhenti akibat pembekuan pada 2015 silam.

NDRC sebagai wadah pengaduan sengketa di klub, baik itu antara pemain dengan klub atau juga sengketa antara klub dengan klub. NDRC diharapkan mampu menjadi badan arbitrasi yang independen. (GaluhID/Dhi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Liga 2 2020 Dimulai, Sejumlah Klub Panaskan Mesin

Info Liga 2, galuh.id - Liga 2 2020 dimulai. Setelah ada kepastian tanggal pasti bergulirnya Liga 2 muncul, sejumlah klub peserta mulai...

Jadwal Liga 2 2020 Dimulai 17 Oktober, Selesai 5 Desember

Info Liga 2, galuh.id - Jadwal Liga 2 2020 dimulai pada 17 Oktober dan selesai pada 5 Desember. Kompetisi kasta kedua Liga...

Bursa Transfer Liga 2 2020 Mulai Ramai, Ferdinand Sinaga Gabung PSMS Medan

Info Liga 2, galuh.id - Bursa transfer Liga 2 2020 saat musim kompetisi di Indonesia belum kembali berlanjut usai dihentikan sementara karena...

Temukan Kami

49,109FansSuka
187PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Sinopsis Film Annabelle, Boneka Pembawa Malapetaka

Sinopsis film Annabelle terinspirasi dari boneka nyata yang diyakini berhantu. Film Annabelle merupakan bagian dari waralaba film The Conjuring, yang sama-sama menampilkan...

Harga Redmi 9A Hanya 1 Jutaan, Spesifikasi Unggul

Harga Redmi 9A menjadi salah satu pertanyaan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki HP terbaru dari Xiaomi ini. HP Xiaomi Redmi 9A...

Pilkades Ciamis Ditunda, Apdesi: Banyak Calon Kades Jatuh Sakit

Berita Ciamis, galuh.id -.Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Ciamis akhirnya pasrah pada putusan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak....

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro, HP Xiaomi Murah untuk Gaming Lancar

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro dengan berbagai fitur khusus yang bisa membuat pengalaman gaming anda begitu mengesankan. Ya, smartphone...

Spesifikasi Redmi 9A, HP Terbaru Xiaomi Harga di Bawah 2 Juta

Spesifikasi Redmi 9A menarik untuk diulas. HP terbaru dari Xiaomi ini dirilis 13 Agustus 2020 dengan banderol harga kurang dari Rp 2...