Harga Beras Tinggi, HMI Banjar: Tanda Negara Belum Merdeka

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Banjar, galuh.id – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar, Jawa Barat, Farid Rizani Ilmi angkat bicara mengenai kenaikan harga beras di wilayahnya pada saat bulan kemerdekaan RI ke-78.

Menurutnya, kenaikan beras pada hari kemerdekaan tanah air merupakan preseden buruk, dan hal ini harus menjadi pemikiran bersama khususnya pemerintah.

Kondisi seperti ini kata Farid, sama dengan menggambarkan bahwa negara Indonesia belum merdeka.

Dimana masih banyak masyarakat yang merasa tercekik dengan harga kebutuhan pokoknya sendiri.

- Advertisement -

“Karena dengan harga beras yang tinggi akan berdampak pada masyarakat yang berpenghasilan rendah. Apalagi bagi masyarakat di Banjar yang UMR-nya sangat minim,” katanya, Sabtu (26/8/2023).

Farid menuturkan, seharusnya pemerintah mengambil langkah tepat untuk membantu masyarakat dalam masalah kenaikan harga beras, apalagi ini bulan merdekanya rakyat Indonesia.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Pemkab Ciamis Kembali Menang, PTTUN Jakarta Perkuat Keputusan Bupati Soal Kades Cicapar

Pemerintah Kabupaten Ciamis memenangkan sengketa pemberhentian Kepala Desa Cicapar di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, menguatkan putusan PTUN Bandung yang menolak gugatan mantan kepala desa, Imat Ruhimat. Kasus ini menunjukkan kepatuhan pada peraturan, dan diharapkan menjadi pelajaran bagi kepala desa dalam menjalankan tugas mereka.

Artikel Terkait