oleh

Haruna Soemitro Pastikan Madura United Bukan Sriwijaya FC Jilid 2

Hubungi
 
 

Info Liga 1, galuh.id – Pada awal kompetisi Liga 1 2019, Madura United sempat menjadi bahan cemoohan. Bahkan tim yang berasal dari Pamekasan tersebut diprediksi akan memiliki nasib yang sama dengan Sriwijaya FC, yakni tim bertabur bintang namun harus terdegradasi dari Liga 1 2018.

Cemoohan yang dialamatkan kepada Madura United disebabkan oleh kebijakan klub yang mendatangkan para pemain bintang. Bahkan, dari kebijakan tersebut Madura United mendapat julukan Los Galacticos Indonesia.

Loading...

Hal ini tentu, membuat Madura United seolah mencontek langkah Sriwijaya FC. Kenyataan terjadi di akhir musim berbeda, Madura United menepis segala cemoohan yang dialamatkan kepada mereka dengan prestasi.

Kebijakan merekrut pemain bintang tidak membuat mereka terdegradasi seperti Sriwijaya FC. Bahkan, Madura United finish di peringkat kelima klasemen akhir musim Liga 1 2019.

Direktur Madura United, Haruna Soemitro mengakui cemoohan Madura United adalah Sriwijaya FC jilid dua sempat menjadi beban.

Ledekan bahkan terus berlanjut saat Madura United merekrut pelatih Rahmad Darmawan untuk musim depan. Hal ini tak henti-hentinya serangan warganet.

“Kamipun masih diejek saat mendatangkan Rahmad Darmawan. Tapi itu tantangan. Kami berusaha membuktikan ejekan dan cemoohan dari mereka itu tidak akan terbukti,” tegas Haruno.

Pertanggal 23 Desember 2019 Madura United akan mengumumkan posisi pelatih di tangan Rahmad Darmawan.

Pelatih yang akrab disapa RD itu memang sempat menangani Sriwijaya FC pada paruh pertama Liga 1 2018, sebelum terdegradasi di akhir musim.

Fakta tersebut tentu menjadi bahan warganet untuk kembali mencemooh Madura United.

Apalagi kegagalan juara Liga 1, Piala Presiden, Piala Indonesia, dan fakta RD  menjadi bahan cemoohan warganet kepada Madura United.

Haruna lebih memilih tidak menghiraukan cemoohan warganet. Secara tersirat apa yang dilakukannya dan Madura United membuktikan bahwa mereka bukanlah Sriwijaya jilid 2.

“Tidak ada habisnya kalau membahas komentar warganet. Yang jelas kami bukan Sriwijaya Jilid 2. Madura United sudah membuktikan di papan atas. Sekarang kami menatap musim baru dengan lembaran baru,” pungkasnya. (GaluhID/Waskito)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA