CIAMIS, galuh.id — Kepedulian Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap masyarakat kurang mampu terus diwujudkan meski di tengah kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah. Melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan bantuan sembako,
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Bapak Pidin, seorang lansia warga Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.
Selama bertahun-tahun, ia hidup dalam kondisi memprihatinkan setelah mengalami gangguan kesehatan yang membuatnya tidak mampu berjalan maupun bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di usia senjanya, Bapak Pidin harus menjalani hidup seorang diri tanpa pendamping keluarga. Ia diketahui hanya memiliki seorang anak yang saat ini dikabarkan berada di Lombok. Namun, selama kurang lebih 10 tahun terakhir, tidak ada kabar maupun komunikasi dari pihak keluarganya tersebut.
Pemerintah desa bersama warga setempat sempat berupaya melakukan penelusuran untuk mencari keberadaan keluarganya. Akan tetapi, hingga kini belum ditemukan kontak maupun informasi yang dapat dihubungi.
Untuk bertahan hidup, kebutuhan makan sehari-hari Bapak Pidin selama ini banyak dibantu oleh para tetangga sekitar. Kepedulian warga menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong dan solidaritas sosial masyarakat di lingkungan tersebut.
Melihat kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui perhatian Bupati Herdiat Sunarya menyalurkan bantuan Rutilahu dan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan.
Meski bantuan tidak diserahkan langsung oleh Bupati, rasa haru dan ucapan terima kasih mendalam disampaikan Bapak Pidin kepada Bupati Ciamis beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang sudah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya haru saat penyaluran bantuan di kediamannya, Selasa (12/05/2026).
Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah masih dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ciamis pun terus berupaya menjaga nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong demi membantu warga yang hidup dalam kondisi serba terbatas.(GaluhID/Tegar)
