Hujan Deras, Dua Rumah di Kawali Ciamis Rusak Tertimpa Pohon

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Dua rumah di Dusun Madura RT 004 RW 002, Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, rusak tertimpa pohon.

Pohon tersebut tumbang akibat hujan deras serta angin kencang pada Minggu (1/12/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian ini menyebabkan kerusakan pada bagian rumah milik Engkos Kosidin (45) dan Maman (68).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa cuaca ekstrim yang terjadi menjadi penyebab utama pohon tumbang tersebut.

- Advertisement -

“Hujan deras dan angin kencang menjadi faktor utama yang menyebabkan insiden ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material perkiraan mencapai Rp 10 juta.

“Tim telah melakukan pendataan dan membantu warga yang terdampak untuk membersihkan puing-puing rumah yang rusak,” tambah Ani.

Baca Juga: Warga Saguling Ciamis Jatuh ke Sumur, Evakuasi Berlangsung Dramatis

- Advertisement -

Setelah kejadian, tim gabungan dari BPBD, aparat desa, Bhabinmas, Babinsa, dan masyarakat setempat bergerak cepat untuk mengevakuasi pemilik rumah ke bagian rumah yang tidak terdampak.

Selain itu, tim gabungan juga membereskan puing-puing rumah yang rusak tertimpa pohon untuk memastikan keamanan warga sekitar.

BPBD Kabupaten Ciamis mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrim yang perkiraan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami meminta masyarakat untuk memangkas pohon yang berpotensi tumbang dan memastikan lingkungan sekitar tetap aman,” tutup Ani.

Laporan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menangani bencana alam, terutama di wilayah rawan seperti Ciamis. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dari Mess Pemda ke Hotel Singacala, Strategi Baru Pemkab Ciamis Genjot Pendapatan Daerah

Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mengubah Mess Pemda menjadi Hotel Singacala Ciamis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di tengah defisit fiskal. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya pengelolaan profesional dan berorientasi pada pendapatan. Hotel ini memiliki 22 kamar dengan tarif terjangkau, diharapkan dapat menarik tamu serta memberikan manfaat bagi daerah.

Artikel Terkait