Ini Penyebab Harga Ayam Anjlok di Kota Banjar

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab harga ayam anjlok di Kota Banjar hingga peternak terancam mengalami kerugian yang signifikan.

Peternak ayam di Kota Banjar kini menghadapi tantangan besar akibat harga ayam broiler yang merosot tajam. Kondisi ini membuat banyak peternak terancam merugi.

Menurut Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, Yadi Mulyadi, biasanya permintaan ayam meningkat tajam menjelang hari raya Idul Fitri.

Tingginya kebutuhan daging ayam biasanya didorong oleh berbagai acara seperti pernikahan dan khitanan.

- Advertisement -

Namun, fenomena yang terjadi saat ini justru berbanding terbalik. Pasar sedang dibanjiri ayam broiler karena tingginya jumlah DOC (day old chick) yang diproduksi.

“Harga DOC yang biasanya Rp 3.700 per ekor kini anjlok menjadi Rp 2.000 bahkan Rp 1.500 per ekor. Hal ini menarik banyak pemain baru ke bisnis ayam, tetapi mereka tidak memperhitungkan peluang pasar,” jelas Yadi, Jumat (25/4/2025).

Sementara itu, yang menjadi masalah utama adalah over populasi ayam akibat masuknya pengusaha baru di bidang peternakan broiler dan petelur.

Daya Beli Menurun Jadi Penyebab Harga Ayam Anjlok

Dengan suplai yang melimpah, harga ayam di tingkat peternak pun tertekan. Di sisi lain, daya beli masyarakat yang menurun turut memperburuk keadaan.

- Advertisement -

“Daya beli masyarakat turun sementara stok melimpah. Untuk menghindari kerugian lebih besar, para peternak terpaksa menjual ayam dengan harga yang jauh di bawah standar,” ungkap Yadi.

Hal tersebut yang menjadi penyebab harga ayam anjlok. Meski demikian, ada secercah harapan. Harga ayam mulai merangkak naik di pasar-pasar Kota Banjar.

Kabid Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar, Riyanti Savitrie, menyampaikan bahwa harga ayam mulai merangkak naik, berkisar Rp 26.000 hingga Rp 27.000 per kilogram di pasar.

“Berdasarkan informasi dari asosiasi pedagang, perkiraan harga ayam akan terus naik dalam dua pekan mendatang. Kami juga bersiap mengantisipasi potensi lonjakan harga yang signifikan,” jelas Riyanti.

Para peternak kini berharap akan stabilitas harga di masa mendatang, agar usaha mereka tetap dapat berjalan dengan baik di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. (GaluhID/Diana)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dua Regu MTs Alhasan Raih Prestasi Baik di LT II Pramuka Kwaran Banjarsari Ciamis

Dua regu dari MTs Alhasan Banjarsari, putra "Garuda" dan putri "Teratai", meraih prestasi di Lomba Tingkat II Gerakan Pramuka Kwaran Banjarsari. Regu putra mendapatkan nilai 1.686,28 dan regu putri 1.776,7, keduanya meraih predikat Prestasi Baik. Keberhasilan ini memotivasi siswa untuk meningkatkan prestasi di masa depan.

Artikel Terkait