Jabar, galuh.id – Sekda Jabar Herman Suryatman dengan Gubernur Provinsi Sichuan China, Shi Xiaolin, sepakat memperkuat hubungan “Sister Province” yang telah terjalin sejak tahun 2015.
Dengan fokus pada kerja sama nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat di kedua wilayah.
“Harapannya, pertautan ini tidak hanya simbolik, tetapi memberikan dampak optimal. Khususnya untuk kesejahteraan masyarakat Sichuan dan Jabar,” kata Herman, Jumat (25/4/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Herman memaparkan berbagai potensi Jawa Barat yang mencakup sumber daya alam, manusia, industri, manufaktur, pangan, hingga sosial budaya.
Sektor pendidikan menjadi perhatian utama, dengan gagasan program beasiswa dan “edu fair” yang bisa membuka peluang besar bagi pelajar, mahasiswa, dan guru untuk berkembang.
“Sektor pendidikan China sangat maju, terutama dalam riset. Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk menjalin kerja sama yang bisa mengimbangi perkembangan teknologi global,” ujar Herman.
Selain pendidikan, bidang logistik dan transportasi juga menjadi topik hangat.
Herman menggarisbawahi peran strategis kereta cepat Whoosh serta rencana reaktivasi jalur kereta di Jawa Barat untuk menciptakan konektivitas yang lebih baik.
Kerja Sama Jabar Sichuan Dorong Investasi dan Pariwisata
Jawa Barat juga menawarkan potensi penerbangan langsung melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Kabupaten Majalengka untuk memperkuat akses antara Sichuan-Jabar.
Di bidang investasi, Jawa Barat mencatat rekor tertinggi nasional pada 2024 dengan total Rp251,14 triliun. Termasuk tren industri otomotif berbasis listrik seperti pabrikan kendaraan BYD asal China.
“Kami telah melakukan deregulasi untuk mempercepat layanan perizinan, menjadikan Jabar sebagai destinasi investasi yang ramah dan strategis,” ucap Herman.
Kerja sama dalam budaya dan pariwisata juga menjadi fokus untuk memperkuat hubungan emosional antara kedua pihak.
Dengan kekayaan budaya dan destinasi wisata yang luar biasa, Jabar mengundang warga Sichuan untuk berkunjung, demikian pula sebaliknya.
“Mari kita jadikan hubungan Sister Province ini lebih bermakna. Tidak hanya diplomasi, tetapi hubungan batin yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tuturnya.
Ketua DPRD Jabar Jawa Barat, Buky Wibawa, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi fondasi kuat untuk mendorong berbagai bidang kerja sama.
Sementara itu Gubernur Sichuan, Shi Xiaolin, menyatakan kesiapan mendukung kesuksesan kerja sama di bidang transportasi, pendidikan, industri, manufaktur, hingga pariwisata.
“Poin-poin kerja sama ini akan kita dorong agar berhasil dan memberikan manfaat nyata,” tutup Shi Xiaolin. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
