Banjar, galuh.id – Jari tangan seorang bocah berinisial RR berusia 10 tahun asal Dusun Sindangmulya, Desa Kujangsari, Kota Banjar, putus akibat terkena ledakan petasan
Di tengah suasana Lebaran, RR mengalami insiden mengerikan yang membuat dua jari tangan kanannya terputus gegara ledakan petasan.
Ketua RT setempat, Abdul Rohman, mengungkapkan bahwa kejadian ini berlangsung pada siang hari lebaran, Senin (31/3/2025) lalu.
Saat itu, RR baru saja pulang dari bersilaturahmi bersama keluarganya. Dalam perjalanan pulang, ia menemukan dua petasan berukuran sedang yang tampaknya gagal meledak.
“Petasan itu ditemukan di pinggir jalan. Mungkin petasan itu gagal meledak atau di tinggalkan begitu saja,” ujar Abdul Rohman, Rabu (9/4/2025).
Namun, rasa penasaran RR berujung petaka. Sesampainya di rumah, ia mencoba menghidupkan petasan tersebut dengan menusuknya menggunakan paku dan memukulnya ke batu.
Tak disangka, gesekan antara paku dan mesiu memicu ledakan besar yang melukai tangannya. Akibat ledakan petasan itu, menyebabkan kelingking dan satu buku jari manis RR putus.
Selain itu, luka robek parah juga terjadi di antara ibu jari dan jari telunjuknya. Warga yang mendengar ledakan segera memberikan pertolongan dan membawa RR ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Desa Kujangsari, Mujahid, menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini.
“Kami sangat prihatin. Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama di momen-momen seperti ini,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya larangan petasan yang sering kali menjadi ancaman keselamatan dan ketenangan lingkungan.
“Petasan itu berbahaya. Saya harap tidak ada lagi kejadian serupa kedepannya,” pungkasnya. (GaluhID/Teja)
Editor: Evi
