Ciamis, galuhid – Kepala Desa Dadiharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, H. Zaenal Mursidin, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Heri Rafni Kotari, di Desa Dadiharja.
Menurut Zaenal, kehadiran wakil rakyat secara langsung di desa memberikan ruang penting bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan sekaligus berdialog mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bapak Heri Rafni Kotari di Desa Dadiharja. Bagi kami, kegiatan seperti ini sangat penting karena pemerintah desa dan masyarakat dapat menyampaikan langsung berbagai aspirasi serta kebutuhan yang ada di lapangan,” ujar Zaenal.
Ia menilai forum tersebut bukan hanya menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah desa dengan lembaga legislatif.
Menurut Zaenal, komunikasi secara langsung diperlukan agar berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat dipahami secara lebih utuh. Kondisi di lapangan, kata dia, terkadang memiliki persoalan yang tidak dapat sepenuhnya tergambarkan hanya melalui laporan administratif.
“Ketika wakil rakyat datang langsung ke desa, tentu ada hal-hal yang bisa disampaikan secara lebih terbuka. Mereka dapat melihat kondisi masyarakat dan memahami kebutuhan desa secara langsung,” katanya.
Zaenal juga mengapresiasi penyampaian mengenai pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan desa agar setiap program pembangunan dapat dilaksanakan secara bertanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menambahkan, pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan potensi lokal juga menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian.
“Pembangunan desa tentu tidak hanya soal infrastruktur. Pemberdayaan masyarakat, ekonomi, pendidikan, pelayanan, dan potensi desa juga harus berjalan bersama. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak,” ungkap Zaenal.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan pengawasan dan dialog bersama masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi Desa Dadiharja. Aspirasi yang disampaikan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan maupun kebijakan pembangunan sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Zaenal juga mendorong masyarakat agar tidak ragu menyampaikan gagasan dan masukan secara konstruktif. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam menciptakan pemerintahan desa yang terbuka dan responsif.
“Kami berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan. Aspirasi masyarakat jangan hanya berhenti dalam forum, tetapi mudah-mudahan dapat dikawal sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Desa Dadiharja terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat maupun berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
Menutup keterangannya, Zaenal berharap sinergi antara Pemerintah Desa Dadiharja, masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD Provinsi Jawa Barat dapat terus diperkuat.
“Kami ingin pembangunan di Dadiharja berjalan bersama masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, kami optimistis berbagai kebutuhan desa dapat diperjuangkan secara bertahap dan tepat sasaran,” pungkasnya.
