Senin, 19 April 2021
Senin, 19 April 2021
BJB

Kantor Desa Cibadak Ciamis Ditutup Sementara, Ada Apa?

Berita Ciamis, galuh.id – Kantor Desa Cibadak, Banjarsari Ciamis tutup untuk sementara mulai tanggal 25 Februari sampai 3 Maret 2021.

Penutupan sementara kantor tersebut setelah Kepala Desa dan seluruh perangkat desa melakukan swab di Puskesmas Banjarsari.

Meski hasil swab belum keluar, namun demi menjaga keselamatan bersama, pelayanan masyarakat di Desa Cibadak tutup sementara.

Sekdes setempat, Pendi, menjelaskan penutupan sementara ini bertujuan untuk mensterilkan kantor Desa Cibadak.

”Yang selanjutnya akan melakukan penyemprotan desinfektan,” ucap Pendi kepada galuh.id, Kamis (25/2/2021).

Swab oleh Puskesmas Banjarsari ini kata Pendi untuk seluruh perangkat desa tak terkecuali Kadesnya.

Kontak Erat Dengan Yang Positif Covid-19

“Babinmas kan positif corona. Nah kemungkinan swab itu karena adanya kontak erat dengan beliau,” ujarnya.

Selain itu, ada salah salah satu perangkat desa Cibadak dari Kasi Pelayanan pernah mengikuti rapat di Desa Ratawangi.

Menurutnya, Kepala Desa dan satu Kepala Dusun di Desa Ratawangi terkonfirmasi positif Covid-19.

”Jadi kemungkinan itu pula seluruh perangkat desa Cibadak menajalani swab,” jelas Pendi.

Sementara itu, Camat Banjarsari Dedi Iwa Saputra, mengaku belum mengetahui adanya penutupan pelayanan bagi masyarakat Desa Cibadak.

“Saya belum tahu Kantor Desa Cibadak tutup sementara,” kata Dedi.

Menurut Dedi etikanya pemerintah desa tersebut seharusnya memberi tembusan ke pihak kecamatan.

Sebagai contoh, kata Dedi, Desa Ratawangi dan Desa Ciulu pada saat akan melakukan penutupan pelayanan masyarakat ada pemberitahuan ke pihaknya.

”Tapi itu kita kembalikan lagi ke pemdes tersebut,” ucap Dedi.

Sebenarnya pelayanan terhadap masyarakat kata Dedi tetap bisa berjalan kalau hanya untuk mensterilkan kantor desa.

Misalkan mensiasati pelayanan dengan mengalihakannya ke tempat lain atau cara lainnya. Karena ini hubungannya dengan masyarakat.

Menurut Kepala Puskesmas Banjarsari, Emay Marlina, hari ini ada 8 perangkat desa termasuk Kadesnya yang swab dan kemarin 2 orang perangkat desa.

“Yang bergejala 3 orang namun belum tahu hasilnya, apakah positif atau tidak. Kita tunggu saja hasil swabnya 3 sampai 5 hari,” imbuhnya. (GaluhID/Uus)

Editor : Evi

 
 
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Temukan Kami

47,721FansSuka
242PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya