Senin, 27 September 2021
Senin, 27 September 2021

Kasus Fingerprint di Ciamis, Kejari Janjikan Selesai Pertengahan 2021

Berita Ciamis, galuh.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis berjanji akan secepatnya menuntaskan kasus Fingerprint yang telah lama belum selesai.

Kajari Ciamis Yuyun Wahyudi mengaku dirinya tidak biasa meninggalkan kasus sebagai pekerjaan rumah. Begitu juga saat melanjutkan tugas pejabat sebelumnya.

”Akan saya selesaikan kasus sampai tuntas sesuai aturan yang ada,” katanya, dalam acara Ngobrol Santai Bareng Rekan Media, di Aula Kejari Ciamis, Kamis (28/01/2021).

Terkait kasus Fingerprint, Yuyun pun sudah memantaunya sejak bertugas di Donggala. Ia ikuti terus perkembangan Ciamis dan Tasik. Karena ia juga berasal dari Ciamis.

Pernyataan tersebut ia ungkapkan saat menjawab pertanyaan dari wartawan terkait program Kejari Ciamis dalam menyelesaikan kasus yang tertunda.

Kajari yang baru menjabat kurang dari 2 bulan di Ciamis ini pun mengaku akan mempelajari dulu kasus itu. Karena menurut pengamatannya, perkara Fingerprint itu harusnya selesai tahun 2018.

“Saya akan pelajari dulu. Kenapa tidak ada penyelesaian. Karena kalau saya amati, kasus itu muncul tahun 2017 dah harusnya sudah selesai tahun 2018,” tegasnya.

Lamanya penanganan kasus itu juga diakui Kajari sebelumnya. Sudah mengahadirkan lebih dari 50 saksi. Namun lama menunggu hasil audit BPKP yang melakukan pemeriksaan dari TKP.

Perkara pengadaan Fingerprint di sejumlah dinas di Kabupaten Ciamis saat ini masih dalam penanganan Kejari Ciamis. Pihak Kejari pun sudah berkoordinasi dengan pihak BPKP.

Bahkan Kejari sebelumnya pun sempat mengakui bahwa perkara Fingerprint ini adalah kasus korupsi yang sudah jelas ada nilai kerugian bagi negara.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPKP yang hasilnya harus ada kejelasan saksi ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Kini, Kajari Ciamis Yuyun menargetkan penanganan kasus Fingerprint akan selesai pertengahan tahun 2021. Ia pun akan berkoordinasi dan mencari tahu perkara yang sebenarnya.

”Kalau memang terjadi tindak pidana korupsi atau lainnya, saya targetkan pertengahan tahun ini juga selesai,” pungkasnya. (GaluhID/Aldi)

Editor : Evi

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
276PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan