CIAMIS, galuh.id – Kawasan hutan Gunung Sinapeul milik Perhutani yang berada di Petak 88 Blok Pasiripis, Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilanda kebakaran pada Jumat (7/8/2026) malam.
Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang terus meluas akibat tiupan angin kencang.
Asisten Perhutani (Asper) BKPH Banjar Selatan, Herianto, mengatakan titik kebakaran berada di Petak 88 Blok Pasiripis.
Menurutnya, luas area yang terbakar masih belum dapat dipastikan karena proses pemadaman masih berlangsung.
“Untuk luas kebakaran belum bisa ditaksir. Saat ini kami masih melakukan pemadaman bersama petugas gabungan,” ujar Herianto kepada wartawan.
Ia menjelaskan, tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari BPBD Kabupaten Ciamis, Pos Damkar Banjarsari, Pemerintah Desa Sindangrasa, relawan, serta masyarakat setempat.
Herianto menduga kebakaran dipicu oleh unsur kesengajaan. Menurutnya, kecil kemungkinan api berasal dari puntung rokok mengingat kobaran api yang muncul cukup besar.
“Ya, dugaannya ada orang yang sengaja melakukan pembakaran. Kalau dari puntung rokok sepertinya tidak mungkin karena melihat kebakarannya cukup besar,” katanya.
Sementara itu, salah seorang relawan, Opik, mengatakan angin kencang menjadi kendala utama dalam proses pemadaman karena membuat api cepat menjalar ke area hutan lainnya.
“Kami terus berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat manual. Mohon doanya agar kebakaran ini cepat padam,” ucapnya.
Selain medan yang curam, lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan sehingga mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api. Akibatnya, seluruh proses pemadaman dilakukan secara manual oleh petugas gabungan.
Sejak masuknya musim kemarau, kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Banjaranyar terus berulang. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahayanya pembakaran menjadi pemicu berulang nya kebakaran lahan. (GaluhID/Uus)
