Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Ketua HIPMI Siap Ongkosi Ridwan Saidi ke Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Ciamis, Nur Muttaqin siap untuk memberi ongkos ke Ridwan Saidi ke Ciamis.

“Iya, kami siap untuk memberikan ongkos buat Babe Ridwan Saidi supaya datang ke Ciamis,” ujar Nur Muttaqin, di Kantornya, Jumat (14/2).

Dia juga mengungkapkan, dirinya merasa terusik saat mendengar perkataan Ridwan Saidi yang mengartikan Galuh brutal. Meskipun Ridwan Saidi menjelaskan bahwa arti negatif itu berasal dari bahasa Armenia.

“Semoga dengan datangnya ke Ciamis dapat lebih menjelaskan apa maksud dari pernyataan Ridwan Saidi. Selain itu, sebagai keilmuan juga bagi masyarakat Tatar Galuh,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Ridwan Saidi saat diwawancara melalui sambungan telepon, keukeuh dengan pemikirannya bahwa Kerajaan Galuh itu tidak ada.

“Bukti-buktinya itu kan tidak meyakinkan, nama Galuh sendiri berasal dari Armenia yang artinya negatif, tidak usah lah saya sebutkan artinya. Masa sebuah kerajaan dinamai dengan arti yang negatif,” terang Saidi.

Menurut dia, ada atau tidaknya sebuah kerajaan itu dilihat dari indikator ekonominya. Darimana pendapatan kerajaan itu untuk membiayai kehidupannya.

Indikator ekonomi terdiri dari beberapa faktor. Diantaranya, kerajaan memiliki tambang emas. Faktor lainnya mempunyai pelabuhan komersil sebagai penunjang ekonomi kerajaan.

“Ciamis kan tidak punya tambang emas dan pelabuhan komersil, kalau tidak ada penghasilan, bagaimana untuk menghidupi kerajaan,” katanya.

Menurut dasar pemikirannya, Sunda Pakuan itu kavelarinya empat ribu ekor kuda, bagaimana cara membiayainya kalau tidak punya emas, tidak ada income.

“Kalau Ciamis cuma punya keris-keris, bagaimana caranya membuktikan bahwa kerajaan Galuh itu ada,” ujarnya.

Terkait situs yang ada di Karangkamulyan pun menurutnya tidak bisa menjadi bukti adanya kerajaan. Karangkamulyan kata Ridwan Saidi berarti tempat yang terhormat, sedangkan Astana Gede itu artinya Pusat Kota Baru.

Ketimbang berbicara masalah kerajaan yang sulit dibuktikan, Ridwan Saidi alih-alih menyarankan Ciamis agar fokus pada stone monumen yang ada di Kecamatan Lumbung.

“Batu Susun Rompe di Lumbung itu adalah Stone Monument Paraiangan yang berasal dari abad ke-5 masehi, di situ membuktikan bahwa persawahan/pertanian Ciamis pada abad ke-5 itu sudah maju dan berkembang. Fokus saja ke sana daripada soal kerajaan,” ujarnya.

Ridwan Saidi ke Ciamis Minta Ongkos ke Bupati

Saat disinggung mengenai permintaan masyarakat Ciamis agar Ridwan Saidi ke Ciamis, dia mengaku siap jika diundang secara resmi ke Ciamis.

“Masalahnya, siapa yang mau bayarin? Masa harus ongkos sendiri, di Ciamis kan ada bupatinya yang berkepentingan, undang saya, dan saya akan atur waktunya,” tukas Ridwan Saidi, melalui telepon, Kamis (13/02/2020). (GaluhID/Arul)

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.